Aksi Brutal di Malam Hari Geng Motor Teror Dua Remaja

Published on

Sumbar, listberita.id – Pada malam hari di sekitar lapangan MTQ Pasaman Barat mendadak, berubah peristiwa menegangkan pada Kamis (5/6) malam.

Dikeheningan malam sosok dua pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), Wahyu dan Fahri, menjadi korban kekerasan brutal oleh sekelompok geng motor bersenjata tajam.

Aksi kekerasan itu terjadi, pada malam sekitar pukul 23.30 WIB yang membekas trauma mendalam, serta rasa takut di kalangan warga, terutama para remaja di daerah tersebut.

BACA JUGA  Raja Keraton Surakarta Tutup Usia Solo Berkabung

Awal Malam Seperti Biasa Berujung Teror

Wahyu dan Fahri, dua remaja asal Nagari Pinaga Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, awalnya hanya ingin menikmati malam dengan duduk santai di sekitar lapangan.

Sebagaimana biasa dilakukan anak-anak muda di lingkungan mereka. Tak ada firasat buruk. Tak ada tanda bahaya.

Namun, ketenangan malam itu buyar dalam sekejap saat suara deru puluhan sepeda motor mendekat.

BACA JUGA  Kepolisian Gencar Razia di Malam Hari Pengedar Narkoba di Bekuk

Dari kejauhan, mereka melihat sekitar 20 pemuda dengan wajah tertutup dan membawa senjata tajam meluncur cepat ke arah mereka.

Seketika suasana berubah mencekam. Tanpa memperkenalkan diri atau berkata sepatah kata pun, kelompok itu langsung menyerang.

Pemukulan Brutal dan Motor di Bakar

Wahyu menjadi sasaran pertama. Ia dipukul secara membabi buta di bagian kepala hingga mengalami luka memar.

<
BACA JUGA  Dua Wanita Diseret ke laut dan Ditelanjangi di Lengayang Pesisir Selatan

Salah satu pelaku menendang sepeda motornya dan merampas kunci kontak. Tak berhenti di situ, kunci tersebut dilemparkan ke semak-semak, mencegah Wahyu untuk kabur.

“Saat mereka datang, kami tak bisa berbuat banyak. Saya sempat berdiri, tapi langsung dipukul.

Kunci motor saya dirampas dan dilempar ke arah yang saya tidak tahu,” ujar Wahyu dengan suara bergetar saat ditemui keesokan harinya di Simpang Empat.

BACA JUGA  BPR MSA Hadir Atasi Perekonomian Warga Yogyakarta

Dalam kondisi terdesak dan ketakutan, Wahyu berusaha menyelamatkan diri. Ia mendorong sepeda motornya yang rusak menuju masjid terdekat, berharap bisa berlindung.

Namun harapan itu pupus seketika. Sekelompok pemuda itu kembali – seolah belum puas melampiaskan amarah.

Di hadapan Wahyu yang ketakutan dan tak berdaya, motor Honda Beat putih miliknya disiram bahan bakar – lalu dibakar.

BACA JUGA  Motif Pria Tewas di Hotel Trisno Belum Diketahui

Asap pekat dan api menjilat-jilat malam, membakar bukan hanya kendaraan, tetapi juga rasa aman para warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Satu unit motor milik Fahri juga mengalami kerusakan parah akibat tindakan anarkis para pelaku.

“Kami hanya bisa lari menyelamatkan diri. Takut sekali… mereka seperti haus kekerasan. Motor saya habis terbakar.

BACA JUGA  Gara - Gara Buah Sawit, Oknum Polisi Dilaporkan Divisi Propam Polri

Mereka pergi begitu saja meninggalkannya dalam kobaran api,” ungkap Wahyu dengan mata berkaca-kaca.

Trauma dan Tuntutan Keadilan

Pasca insiden mengerikan itu, Wahyu dan keluarganya langsung melapor ke Polres Pasaman Barat.

Mereka menuntut keadilan dan perlindungan hukum. Kini, keluarga korban berharap pihak kepolisian bisa segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku sebelum ada korban berikutnya.

BACA JUGA  Tegur Siswa Merokok, Jabatan Kepsek di Copot

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait identitas maupun motif dari aksi brutal geng motor tersebut.

Namun, peristiwa ini telah menimbulkan keresahan yang luas di tengah masyarakat, terutama para orang tua yang khawatir akan keselamatan anak-anak mereka.

Wajah Kelam di Pasaman Barat

Kasus ini bukan hanya soal penganiayaan dan perusakan, tapi mencerminkan wajah kelam yang perlahan muncul di Pasaman Barat.

BACA JUGA  Rasyidin Ketua Komite, Kabur Saat di Beberkan Pertanyaan

Bayang-bayang premanisme dan geng motor yang mulai merajalela, mengintai generasi muda dan ketenangan warga.

Peristiwa ini menjadi pengingat serius bahwa keamanan di ruang publik, terutama di malam hari, harus mendapat perhatian ekstra.

Diperlukan patroli rutin, pengawasan intensif, dan tindakan tegas dari aparat hukum untuk memastikan Pasaman Barat tetap menjadi tempat yang aman bagi seluruh warganya. (MOND).

BACA JUGA  BRILiaN Region Sukses 5 Bandar Lampung

Latest articles

Koleksi Marilyn Monroe Kembali Menjadi Sorotan

Los Angeles, List Berita | Dunia hiburan Hollywood kembali menyoroti nama Marilyn Monroe, setelah...

India dan Rusia: Jejak Panjang Persahabatan Strategis dari Perang Dunia

List Berita | Saat Rusia memperingati 81 tahun kemenangan atas Nazi Jerman dalam Perang...

Perjalanan Panjang Menuju Yogyakarta dengan Bus Murni Jaya

Perjalanan menuju Yogyakarta di Rangkum oleh Saidi Hartono List Berita | Bus Murni Jaya jurusan...

Presiden Rusia Putin: Sampaikan Pernyataan di Hari Kemenangan

Kremlin Moskow, List Berita | Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa konflik di Ukraina,...

More like this