Jakarta, ListBerita.id | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan, kekagumannya terhadap kepemimpinan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Dalam jamuan makan malam kenegaraan yang digelar di Jakarta, pada rangkaian kunjungan resmi Modi ke Indonesia, Prabowo secara terbuka mengakui banyak mengambil inspirasi dari berbagai program pembangunan yang dijalankan India.
“Saya mengikuti perjalanan kepemimpinan Anda, dan banyak mempelajari serta meniru berbagai program yang telah dijalankan India,” ujar Prabowo di hadapan Modi.
Menurut Prabowo, Indonesia dan India memiliki banyak kesamaan, mulai dari jumlah penduduk yang besar, dominasi sektor pertanian, hingga tantangan menghadapi berbagai bencana alam.
Namun, ia menilai India berhasil mencatat, kemajuan signifikan di berbagai sektor pembangunan.
“Kita menghadapi tantangan yang hampir sama. Namun India telah menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, dan itu menjadi inspirasi bagi kami,” katanya.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki sekitar 280 juta jiwa.
Sementara India merupakan negara berpenduduk terbesar di dunia dengan bonus demografi yang sangat besar, di mana sekitar 950 juta penduduknya berusia di bawah 35 tahun.
Momentum kunjungan kenegaraan Modi juga dimanfaatkan, kedua negara untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, teknologi, hingga inovasi digital.
Dalam sambutannya, Narendra Modi menegaskan, bahwa abad ke-21 merupakan era yang ditentukan oleh penguasaan teknologi.
Menurutnya, Indonesia dan India sama-sama memiliki modal besar berupa generasi muda yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“India dan Indonesia adalah negara yang digerakkan oleh energi generasi mudanya. Mereka memiliki kedekatan alami dengan teknologi dan inovasi,” ujar Modi.
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, India akan membuka kampus luar negeri Institut Manajemen India (IIM) Bangalore di Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari, Jawa Timur.
Kehadiran kampus tersebut diharapkan, menjadi pusat pendidikan dan pengembangan kepemimpinan yang tidak hanya bermanfaat bagi Indonesia, tetapi juga bagi kawasan ASEAN.
Selain itu, Modi mengumumkan peluncuran Indonesia Open Network (ION) yang mengadopsi konsep Open Network for Digital Commerce (ONDC) milik India.
Inisiatif tersebut ditujukan untuk memperkuat ekosistem perdagangan digital, perusahaan rintisan (startup), kecerdasan buatan (AI), telekomunikasi, serta infrastruktur publik digital di kedua negara.
Pada kesempatan yang sama, Indonesia dan India juga menandatangani 14 nota kesepahaman (MoU) yang mencakup berbagai sektor strategis.
Di antaranya pertahanan, keamanan dan keselamatan maritim, kerja sama antariksa, rantai pasok baja, pengembangan logam tanah jarang, kesehatan, pertanian, ilmu pengetahuan, serta teknologi.
Kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–India sekaligus memperluas kolaborasi strategis kedua negara di kawasan Indo-Pasifik dan ASEAN.


