Inggris Didesak Tinjau Ulang Izin Ekspor Mesin ke Armenia

Published on

Pemerintah Inggris didesak meninjau ulang izin ekspor mesin berteknologi tinggi milik, perusahaan Cygnet Texkimp ke Armenia.

Berdasarkan kutipan laporan dari The Guardian, menyusul temuan keterkaitan dengan rantai pasokan industri militer Rusia.

Mesin pembuat prepreg serat karbon—material penting bagi sektor sipil, dan militer.

Dilaporkan akan diekspor ke Rydena LLC, perusahaan Armenia yang didirikan oleh, mantan eksekutif Umatex, pemasok utama serat karbon bagi mesin perang Kremlin.

BACA JUGA  Filipina Dalam Dilema Setelah Marcos Mencopot Sara Sebagai Dewan Keamanan Nasional

Para pakar sanksi menilai langkah tersebut berpotensi melemahkan, kontrol ekspor Inggris yang dirancang untuk mencegah keterlibatan tidak langsung dalam perang Rusia-Ukraina.

Latest articles

Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ombudsman Bongkar Skenario

BOGOR, LIST BERITA | Sorotan tajam kini mengarah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA...

Macron Tekankan Ambil Langkah Darurat Pasokan Energi

PARIS, List Berita | Presiden Prancis Emmanuel Macron menekankan, Komisi Eropa mengambil langkah darurat...

Esensi Bunga Mawar, Ikon Oaksperience Oak Lawang Hotel: Simbol Transformasi

LAWANG, List Berita | Bunga Mawar menjadi salah satu ikon yang menarik, dalam perjalanan...

DPRD Kota Bogor Soroti Kepedulian Polri, dari RTLH hingga Ojol

BOGOR, LIST BERITA | Kepedulian terhadap persoalan sosial masyarakat menjadi, salah satu perhatian yang...

More like this