Inggris Didesak Tinjau Ulang Izin Ekspor Mesin ke Armenia

Published on

Pemerintah Inggris didesak meninjau ulang izin ekspor mesin berteknologi tinggi milik, perusahaan Cygnet Texkimp ke Armenia.

Berdasarkan kutipan laporan dari The Guardian, menyusul temuan keterkaitan dengan rantai pasokan industri militer Rusia.

Mesin pembuat prepreg serat karbon—material penting bagi sektor sipil, dan militer.

Dilaporkan akan diekspor ke Rydena LLC, perusahaan Armenia yang didirikan oleh, mantan eksekutif Umatex, pemasok utama serat karbon bagi mesin perang Kremlin.

BACA JUGA  Kremlin Umumkan Gencatan Senjata Sementara, Berlaku 11-12 April 2026

Para pakar sanksi menilai langkah tersebut berpotensi melemahkan, kontrol ekspor Inggris yang dirancang untuk mencegah keterlibatan tidak langsung dalam perang Rusia-Ukraina.

Latest articles

Ribuan Warga Magelang Gerebek Getuk di Alun-alun

Magelang, List Berita | Ribuan warga tumpah ruah di Alun-Alun Kota Magelang, Jawa Tengah. Dalam...

Ketua Parlemen Iran Berkata, Dirinya Tidak Percaya dengan Delegasi AS

List Berita | Ketua parlemen Iran mengatakan AS gagal mendapatkan, kepercayaan delegasi Iran dalam...

Teheran Sebut Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

Teheran, List Berita | Upaya diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran untuk meredakan ketegangan,...

Kesepakatan Perdamaian Iran-AS belum ada titik temu

Islamabad, List Berita | Pemerintah Iran menyatakan, bahwa pembicaraan penting antara Amerika Serikat dan...

More like this