Bogor, listberita.id – Pagi hari tak terasa menjelang siang, budaya kearifan lokal telah berkumandang di kawasan Bojonggede.
Kearifan lokal merupakan budaya yang telah melahirkan setiap tahunnya, dimana Kabupaten Bogor selalu mengenang dan memperingati Hari Jadi Bogor.
Bertepatan dengan Hari Jadi Bogor (HJB) yang ke-543, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, mengadakan Bojonggede Expo pada Kamis, (12/06/2025).
Bojonggede Expo diwarnai sangat relevan, mencakup beberapa budaya tradisional yang merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Ketika dijumpai kemarin Camat Bojonggede Tenny Ramdhani, diapit oleh Kapolsek dan Danramil Bojonggede mengungkapkan.
Menurutnya, Bojonggede Expo hal ini merupakan program Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto yang secara keseluruhan ada 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor” untuk dapat melaksanakan Kecamatan Expo.
“Kecamatan Expo itu, sebagai camat diminta untuk menyelenggarakan sebuah pameran-pameran yang bisa kita tampilkan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Bojonggede,” ujar Tenny Ramdhani.
Menurutnya, hal itu untuk bagaimana mereka bisa mengetahui potensi-potensi positif yang ada di Kecamatan tersebut.
Mulai dari potensi UMKM, potensi seni budaya, lalu kemudian lembaga atau dunia usaha lain yang memiliki peran penuh dalam peningkatan ekonomi di Kecamatan Bojonggede.
“Ini masyarakat juga harus tahu. Bahkan ada kantor hukum atau advokasi yang ada di Kecamatan Bojonggede, yang dimana mereka bisa memberikan pendampingan bantuan hukum secara gratis,” ungkap Tenny Ramdhani.
Ia menyebut, hari ini membuka stand-stand good produk UMKM dan juga produk dunia usaha lainnya.
Serta, ada juga pelayanan yang juga bekerjasama dengan unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kecamatan Bojonggede.
Diantaranya ada Dinas Kesehatan, Bappenda terkait pajak, lalu juga ada Samsat dari Metro Depok, dan lain sebagainya.
“Dipadukan dengan pertunjukan-pertunjukan yang ada, seperti pertunjukan pencak silat, seni tari, lalu kemudian tadi juga ada sulap yang sangat luar biasa dan masih banyak pertunjukan lainnya,” jelasnya.
Tenny Ramdhany mengungkapkan, hal Itu merupakan antusiasme para masyarakat yang ingin mereka eksplore, mereka menampilkan budaya dan seni tarinya.
“Akan tetapi mereka tidak mengharapkan apresiasi apapun. Mereka hanya ingin mempertunjukan dan itu luar biasa bagi kami,” ungkapnya.
“Kami sangat terima kasih kepada masyarakat dan juga sangat memberikan apresiasi yang luar biasa,” tambahnya.
Ia juga mengatakan, Kecamatan Expo ini sangat bermanfaat, serta juga bagian dari refleksi untuk bagaimana UMKM yang ada di Kecamatan Bojonggede ini bisa terus berkembang.
Tenny Ramdhani menambahkan, produk dari UMKM di Kecamatan Bojonggede ada kripik pisang Desa Rawa Panjang.
Keripik pisang Desa Rawa Panjang yang dalam waktu perminggunya itu tidak kurang dari 10 ton pengiriman pisang dari luar.
“NTB sekarang sedang menanam 10 ribu hektare pohon pisang yang pisangnya itu di ekspor ke kita. Salah satu penerima supplier nya Desa Rawa Panjang,” ujarnya.
“Penerima supplier dari NTB itu di Desa Rawa Panjang dan pisangnya produknya sudah ekspor juga ke Thailand, ke Malaysia, ke Singapura, jadi Asia-Asia Tenggara, itu sangat luar biasa,” ungkapnya.








