Inggris Didesak Tinjau Ulang Izin Ekspor Mesin ke Armenia

Published on

Pemerintah Inggris didesak meninjau ulang izin ekspor mesin berteknologi tinggi milik, perusahaan Cygnet Texkimp ke Armenia.

Berdasarkan kutipan laporan dari The Guardian, menyusul temuan keterkaitan dengan rantai pasokan industri militer Rusia.

Mesin pembuat prepreg serat karbon—material penting bagi sektor sipil, dan militer.

Dilaporkan akan diekspor ke Rydena LLC, perusahaan Armenia yang didirikan oleh, mantan eksekutif Umatex, pemasok utama serat karbon bagi mesin perang Kremlin.

BACA JUGA  Mantan Pejabat Industri Pertahanan Ukraina, Tersandung Dugaan Korupsi

Para pakar sanksi menilai langkah tersebut berpotensi melemahkan, kontrol ekspor Inggris yang dirancang untuk mencegah keterlibatan tidak langsung dalam perang Rusia-Ukraina.

Latest articles

Pohon Gayam Dapat Mengatasi Polusi Udara Seperti Apa!!

Penulis Jurnalis Kairos-Kairozo: Saidi HartonoYogyakarta, List Berita | Di tengah semakin kuatnya perhatian terhadap...

Pariwisata Yogyakarta Jadi Sorotan Bamboo Spirit Nusantara, Destinasi Perlu Diperkuat

Penulis: Jurnalis Kairos-Kairozo Saidi Hartono. Yogyakarta, List Berita | Capaian sektor parawisata di Daerah Istimewa...

1000 Pawiyatan, SALAM NUSANTARA: Penghayatan Menuju Roso Orep Sejati

MALANG–PASURUAN, List Berita | Mengejawantahkan Salam Nusantara, dalam pertemuan tiga perjalanan penghayatan kebudayaan. "Yang...

Penadna “Pena Daya dan Data Nusantara”

Jawa Timur, List Berita | Ahli sejarah sekaligus tokoh budaya Guntur Bisowarno pencetus, kalimat...

More like this