Moskow, List Berita | Pemerintah Rusia menilai, sanksi oleh Amerika Serikat yang melonggarkan sebagian pembatasan.
Sanksi terhadap perdagangan minyak Rusia, sebagai upaya menjaga stabilitas pasar energi global.
Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Kremlin Rusia, Dmitry Peskov, kepada wartawan pada Jumat (13/3/2026).
Peskov mengatakan kondisi pasar energi dunia saat ini, masih rapuh dan berpotensi menghadapi krisis yang lebih besar.
Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai kawasan.
Menurutnya, Moskow dan Washington pada situasi tertentu. memiliki kepentingan yang sejalan.
Dalam menjaga stabilitas pasar energi global, terutama ketika, pasokan energi dunia terganggu akibat konflik di sejumlah wilayah.
Dalam kesempatan yang sama, Peskov juga menegaskan, bahwa Rusia tidak khawatir.
Jika konflik di Iran membuat isu penyelesaian perang di Ukraina, menjadi prioritas kedua bagi Amerika Serikat.
Ia menyebut Rusia tetap berharap dialog trilateral terkait konflik Ukraina, dapat terus berlanjut.
Meskipun hingga saat ini belum ada kepastian mengenai waktu, maupun lokasi putaran perundingan berikutnya.
Kremlin juga kembali menegaskan sikapnya terhadap Crimea.
Pemerintah Rusia menyatakan bangga terhadap warga Krimea, yang memilih bergabung dengan Rusia.


