Pemimpin Iran Timur Tengah Dilaporkan Tewas, Rakyat Teheran Bergejolak

Published on

Iran, List Berita | Timur Tengah, dalam kondisi kritis di mana dikabarkan pemimpin Iran meninggal dunia.

Setelah muncul klaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatulloh Ali Khamenei, tewas dalam serangan di Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2/2026).

Hingga kini, kabar tersebut belum terverifikasi secara independen, namun dampaknya sudah terasa luas dengan meningkatnya eskalasi militer di berbagai titik kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan Bulan Sabit Merah Iran, lebih dari 200 orang dilaporkan tewas akibat gelombang serangan terbaru di Timur Tengah.

Salah satu insiden paling mematikan terjadi di Minab, Iran selatan, ketika sebuah sekolah putri dilaporkan menjadi sasaran serangan, menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Militer Israel disebut melancarkan serangan lanjutan ke sekitar 30 lokasi strategis di Iran.

Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan peluncuran “gelombang keenam”.

Serangan rudal dan drone yang menyasar wilayah Israel serta, pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan.

Eskalasi konflik juga merembet ke negara-negara Teluk. Serangan drone Iran dilaporkan merusak fasilitas di Bandara Internasional Bahrain, serta menargetkan bandara di Uni Emirat Arab dan Kuwait.

BACA JUGA  Akses : AS Mencari Pangkalan Lebih Besar Di Filipina

Di Irak, ledakan besar dilaporkan terjadi di Pangkalan Udara Erbil, yang menjadi lokasi penempatan pasukan AS.

<

Pihak IRGC menyatakan dimulainya “operasi ofensif paling brutal dalam sejarah Angkatan Bersenjata Iran” sebagai respons atas kematian Khamenei.

Pemerintah Iran pun menyebut serangan tersebut sebagai “kejahatan besar” yang tidak akan dibiarkan tanpa balasan.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi serangan yang jauh lebih kuat jika eskalasi terus berlanjut.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan kesiapan negaranya menghadapi semua kemungkinan, termasuk situasi pasca wafatnya pemimpin tertinggi.

Di forum internasional, Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, mengecam keras operasi militer tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk pengkhianatan terhadap diplomasi.

Sementara itu, Perwakilan Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menyampaikan apresiasi kepada Rusia, China, dan Pakistan atas dukungan terhadap Iran.

Dengan serangan dan serangan balasan yang terus berlangsung, kawasan Timur Tengah kini berada di ambang konflik terbuka berskala besar.

BACA JUGA  "Board Of Peace Gaza" AS Undang Pemimpin Dunia

Tanpa upaya de-eskalasi yang cepat, situasi ini berpotensi berkembang menjadi krisis global yang melibatkan lebih banyak negara.

Latest articles

DPRD Kota Bogor, Luncurkan Program Braille

Bogor, List Berita | DPRD Kota Bogor menerbitkan inovasi pengalihan Peraturan Daerah (Perda) ke...

Lovalia Rilis “Cukup”, Lagu Tentang Berdamai dengan Masa Lalu

ListBerita | Lovalia kembali merilis karya terbaru melalui single berjudul “Cukup” pada Februari 2026....

Viral di Media Sosial Berani Sumpah di Atas Alquran Eh Tertangkap

List Berita | Perbincangan publik kembali menghangat, setelah beredarnya sejumlah unggahan di media sosial...

Safari Bazaar #18 Makin Diminati, Tenant Membludak dan Pengunjung Terus Bertambah

ListBerita | Safari Bazaar kembali digelar pada putaran ke-18 dengan cakupan lokasi yang lebih...

More like this