Paris, List Berita | Kasus kematian seorang pencari bakat industri mode asal Prancis, Daniel Siad, menjadi sorotan publik.
Setelah pria berusia 69 tahun itu ditemukan, meninggal dunia di kediamannya di kawasan luar Paris.
Penemuan jasad Siad terjadi pada Senin, (20/7/2026), ketika seorang perempuan berusia 28 tahun yang diketahui tinggal bersamanya menemukan dirinya dalam kondisi tidak sadarkan diri di area dapur rumah.
Perempuan tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang. Petugas yang tiba di lokasi memastikan bahwa Daniel Siad telah meninggal dunia. Berdasarkan laporan dari Russia Today.
Kejaksaan Prancis segera membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian pria yang dikenal memiliki hubungan dengan mendiang Jeffrey Epstein tersebut.
Dalam pernyataan resminya, jaksa menyampaikan bahwa penyelidikan dimulai pada Senin malam, sesaat setelah laporan mengenai penemuan jenazah diterima aparat penegak hukum.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, pihak berwenang akan melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian Daniel Siad secara ilmiah.
Kematian Siad menarik perhatian luas karena terjadi ketika dirinya masih menghadapi proses hukum di Prancis atas sejumlah laporan dugaan tindak pidana serius.
Beberapa pengaduan telah diajukan terhadap Siad, termasuk tuduhan pemerkosaan yang tengah diselidiki oleh aparat penegak hukum Prancis.
Penanganan perkara tersebut berada di bawah kewenangan unit kejaksaan khusus yang menangani kasus perdagangan manusia dan eksploitasi terhadap korban.
Selain dugaan kekerasan seksual, penyidik juga mendalami berbagai aspek lain yang berkaitan dengan aktivitas Daniel Siad selama beberapa tahun terakhir.
Nama Daniel Siad sebelumnya pernah dikaitkan dengan Jeffrey Epstein, tokoh kontroversial asal Amerika Serikat yang dikenal karena kasus eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur sebelum meninggal dunia pada 2019.
Keterkaitan tersebut membuat kematian Siad kembali memunculkan perhatian publik terhadap jaringan dan hubungan sejumlah individu yang pernah berada di lingkaran Epstein.
Hingga saat ini, pihak kejaksaan belum menyampaikan adanya indikasi tindak kriminal sebagai penyebab kematian dan masih menunggu hasil autopsi serta penyelidikan lebih lanjut.
Otoritas Prancis menegaskan bahwa seluruh proses investigasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kematian Daniel Siad dapat terungkap.
Perkembangan kasus ini masih terus dipantau, sementara hasil penyelidikan resmi nantinya akan menjadi dasar bagi aparat penegak hukum untuk menentukan langkah berikutnya. (**Daniel**).


