Markas Polda DIY di Gruduk Massa Terkait Peristiwa Kematian Siswa MTsN

Published on

Yogyakarta, List Berita | Gelombang kemarahan massa pecah, di depan Markas Polda DIY pada Selasa (24/2) malam.

Sejumlah massa mendatangi kantor kepolisian tersebut, mencoret tembok, serta merobohkan pagar sisi timur kompleks.

Massa menuntut penegakan hukum yang transparan dan tegas.

Aksi yang berlangsung saat malam hari itu, sempat membuat situasi memanas.

Massa yang datang dari arah timur juga memblokade Ring Road Utara sisi utara, menyebabkan arus lalu lintas lumpuh sementara dan memicu kemacetan di sekitar lokasi Yogyakarta.

Salah seorang peserta aksi, Ude, menyatakan kedatangan mereka merupakan bentuk protes atas dugaan penganiayaan.

Oleh oknum anggota Brimob terhadap Arianto Tawakal (14), siswa MTsN 1 Maluku, yang meninggal dunia di Tual.

BACA JUGA  Perayaan Waisak 2567 BE, Edy Rahmayadi Ajak Lestarikan dan Bangun Candi Bahal Lebih Megah

Berdasarkan sumber terhimpun, Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono, memberikan keterangan resmi.

Terkait aksi massa yang terjadi, di depan Markas Polda DIY pada Selasa (24/2) malam.

Dalam keterangannya, Kapolda DIY menegaskan bahwa situasi saat ini telah terkendali.

<

Dan aparat tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

“Kami memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetap menjadi prioritas.

Terkait kerusakan fasilitas, saat ini sedang dilakukan pendataan serta penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.

Kapolda juga menyampaikan bahwa pihaknya, membuka ruang komunikasi dan mengimbau masyarakat.

BACA JUGA  Perkuat Sinergitas, TNI-POLRI Adakan Halal Bihalal.

Untuk menyampaikan aspirasi secara damai tanpa tindakan anarkis.

Sebelumnya, sejumlah massa mendatangi markas kepolisian, dan melakukan aksi coret-coret pada tembok serta merobohkan pagar sisi timur.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu, namun kini telah kembali normal.

Polda DIY menegaskan komitmennya untuk menangani setiap persoalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Latest articles

Indonesia Gandeng Rusia Perkuat Strategi Ketahanan Energi Nasional

Jakarta, List Berita | Pemerintah Republik Indonesia terus memperkuat strategi ketahanan energi nasional di...

Lavrov Ungkap Dugaan Alih Strategi AS Lepas Tangan

Beijing, List Berita | Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengungkapkan pandangannya. Terkait arah kebijakan...

DPRD Kota Bogor Mediasi Buruh, Perusahaan Bayar Gaji dan THR

Bogor, Redaksi Satu | Upaya penyelesaian konflik ketenagakerjaan, antara pekerja dan pihak manajemen perusahaan...

Dampak Perang Meluas Ekonomi Inggris Picu Inflasi

London, List Berita | Konflik yang melibatkan Iran kini mulai, menunjukkan dampak serius terhadap...

More like this