Joint Border Comittee Langkah Tepat Ini Penjelasan Kemenko Polkam

Published on

Jakarta – Langkah Joint Border Comittee (JBC) hal yang tepat, pada saat rapat koordinasi oleh Kemenko Polkam.

Berdasarkan yang telah terhimpun, Kemenko Polkam menggelar rapat koordinasi lintas instansi, untuk mengimplementasikan hasil Pertemuan ke-39 JBC RI–PNG.

Fokus utama pertemuan ini adalah menyelesaikan, isu substansial di sepanjang 820 km perbatasan darat Papua.

“Tujuan utama kita hari ini adalah mengkonsolidasikan kegiatan JBC ini seawal mungkin, di mana Indonesia direncanakan menjadi host.

Untuk mengkonsolidasikan itu, kita perlu melakukan identifikasi isu-isu krusial,” ujar Marsma TNI Parimeng, Asisten Deputi Kerja Sama Pasifik, Oseania, dan Afrika Kemenko Polkam dalam rapat koordinasi lintas instansi di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

BACA JUGA  Peran Kemerdekaan Pers Sangat Penting Menko Polkam Beberkan Ini!

Marsma TNI Parimeng menegaskan bahwa, konsolidasi untuk JBC ke-40 pada Oktober 2026 harus dipersiapkan lebih awal.

Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah, sehingga kesiapan substansi dan anggaran perlu dimatangkan agar tidak terkendala di akhir tahun.

“JBC di bentuk dengan tujuan sebagai instrumen utama, dalam mengelola hubungan bilateral di perbatasan.

Untuk kita memiliki satu tujuan memperkuat, Beranda Depan Negara melalui Sinergi Perbatasan,”tambahnya.

Koordinasi ini bertujuan memastikan seluruh kesepakatan, teknis segera dijalankan oleh kementerian dan lembaga terkait.

<

Langkah awal ini sangat penting, untuk menyelaraskan persepsi seluruh pemangku kepentingan.

Pemerintah juga memprioritaskan penguatan forum teknis dan penyelesaian isu-isu yang masih tertunda di perbatasan.

Sinergi antara Kemlu, TNI, BNPP, dan instansi lainnya menjadi kunci keberhasilan pengelolaan wilayah beranda depan.

Penguatan mekanisme kantor penghubung perbatasan, juga menjadi poin krusial yang dibahas.

Peran Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Pegunungan, turut di perkuat sebagai motor penggerak di lapangan.

Kesiapan daerah sangat menentukan, keberhasilan implementasi kebijakan perbatasan yang telah disepakati.

Melalui langkah ini, stabilitas dan kerja sama bilateral dengan Papua Nugini diharapkan semakin kokoh.

Latest articles

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Erupsi Tiga Kali

Sleman, List Berita Aktivitas vulkanik Gunung Merapi, kembali mengalami peningkatan pada Senin, 13 Juli...

Antisipasi Kemacetan, Jakarta ada Aksi Unjuk Rasa Hari Ini

Jakarta, List Berita | Warga yang akan beraktivitas di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis...

Nilai Tukar Rupiah Anjlok Terhadap Dolar AS

Jakarta, List Berita | Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap, dolar Amerika Serikat...

Mengejutkan! Penemuan Mineral Garnet di Meteorit Mars

ListBerita.id | Sebuah penemuan mengejutkan, berhasil dicatat oleh tim ilmuwan internasional setelah menemukan mineral...

More like this