Aksi Protes Mengenai Honor, Lurah Bangunkerto Angkat Bicara!

Published on

SLEMAN, List Berita | Puluhan Ketua RT dan RW di Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta menggelar aksi unjuk rasa terkait persoalan honor dan transparansi anggaran.

Aksi tersebut berlangsung sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang meminta pemerintah kalurahan, memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para RT dan RW setempat.

Dalam aksi itu, para peserta menyampaikan tuntutan agar honor atau upah bagi RT dan RW dapat dinaikkan sesuai beban tugas di lingkungan masyarakat.

Selain persoalan honor, massa aksi juga meminta pemerintah kalurahan membuka penggunaan anggaran secara transparan kepada masyarakat.

Tak hanya itu, tuntutan juga menyinggung mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) bagi RT dan RW yang hingga kini belum diterima.

Menanggapi aksi tersebut, Lurah Bangunkerto, Anas Makruf memberikan penjelasan kepada awak media melalui sambungan WhatsApp pada Senin, (25/05/2026).

Anas menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan para RT/RW atas keterlambatan pencairan honor maupun THR yang belum dibagikan.

BACA JUGA  Menjadi Topik Publik Tuntutan Ribuan Massa Kepung Senayan

“Kami mohon maaf atas keterlambatannya, insyaallah rencana di bulan depan akan dibagikan,” ungkap Anas Makruf kepada awak media.

Ia menjelaskan bahwa honor maupun THR yang diberikan kepada RT dan RW bersumber dari dana insentif yang telah dianggarkan pemerintah.

Menurutnya, keterlambatan tersebut bukan disengaja, melainkan karena proses pencairan dana di tahun 2026 masih belum selesai dilakukan. “Upah maupun THR itu berasal dari insentif.

Jadi sekali lagi, kami atas nama pemerintahan mohon maaf atas keterlambatannya, yang belum dibagikan sebelumnya,” ujar Anas.

<

Anas juga menambahkan bahwa dana yang diperuntukkan bagi RT dan RW, di tahun 2026 hingga saat ini memang belum cair.

Pihak pemerintah kalurahan, kata dia, terus berupaya agar seluruh proses administrasi dan pencairan dana dapat segera terselesaikan.

Ia berharap para RT dan RW di wilayah Bangunkerto dapat memahami kondisi yang sedang terjadi, dan tetap menjaga komunikasi dengan pemerintah setempat.

BACA JUGA  Idulfitri 1447H Pererat Silaturahmi Warga Sleman

“Mudah-mudahan para RT/RW setempat bisa memahaminya. Kami atas nama pemerintah akan terus berupaya agar proses semuanya, bisa terselesaikan dan terealisasi demi bersama,” pungkasnya. (M. Fazar Sutiono).

Latest articles

Heri Batara Lepas Video Musik “We Are Not Fall In”, Tegaskan Format Band di Jalur Rock

List Berita | Heri Batara resmi meluncurkan video musik untuk single terbarunya berjudul We...

Sakaratul Maut, Titik Keabadian Kehidupan Manusia

Sakaratul maut akan dialami setiap manusia Karya: Saidi Hartono Renungan, List Berita | Sakaratul maut...

DPRD Kota Bogor, Luncurkan Program Braille

Bogor, List Berita | DPRD Kota Bogor menerbitkan inovasi pengalihan Peraturan Daerah (Perda) ke...

Lovalia Rilis “Cukup”, Lagu Tentang Berdamai dengan Masa Lalu

ListBerita | Lovalia kembali merilis karya terbaru melalui single berjudul “Cukup” pada Februari 2026....

More like this