Depok, List Berita | Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Depok dan Kabupaten Bogor.
Dalam beberapa hari terakhir berdampak pada meningkatnya, kasus gangguan kesehatan ditengah masyarakat.
Berdasarkan pantauan media pada Senin (30/3/2026), banyak warga dilaporkan mengalami demam tinggi, batuk, serta penurunan kondisi fisik.
Perubahan cuaca yang tidak menentu, mulai dari hujan deras, angin kencang, hingga suhu yang berubah drastis, diduga menjadi faktor utama meningkatnya kasus penyakit.
Kondisi tersebut membuat daya tahan tubuh masyarakat menurun, dan rentan terhadap infeksi, khususnya infeksi saluran pernapasan.
Sejumlah warga mengeluhkan gejala serupa seperti demam tinggi, batuk, pilek, sakit tenggorokan, serta tubuh yang terasa lemas.
Seperti warga Pasir Putih Depok, bernama Sutiono. Dirinya mengeluhkan suhu badan tidak stabil dan demam pun ia rasakan.
Beruntungnya, ia berobat dan kini berangsur pulih. Seperti Pak Tono dari Cibinong ia terbaring lemas disebabkan kondisi badan kurang fit hingga ia ambruk dirawat.
Kondisi ini umumnya berkaitan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), yang sering muncul saat cuaca tidak stabil.
Tenaga kesehatan mengimbau, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga pola hidup sehat.
Mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak istirahat, serta menjaga kebersihan diri menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit.
Selain itu, masyarakat juga, disarankan menggunakan masker saat kondisi tubuh kurang fit.
Serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila gejala semakin memburuk.
Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Sehingga masyarakat diminta tetap waspada dan menjaga kondisi, kesehatan agar terhindar dari risiko penyakit yang lebih serius.


