Kunker Anggota DPR Sampaikan Hal Penting Terkait Lingkungan Hidup

Published on

Jatim, List Berita – Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, menekankan pentingnya pengawasan yang tegas, terpadu, dan berkelanjutan. 

Menurut anggota DPR ini, dirinya peduli terhadap tata kelola lingkungan hidup, khususnya di sektor energi dan industri.

Penegasan ini disampaikan, menyusul masih maraknya persoalan pencemaran yang dinilai memberikan dampak langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Putri saat, Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kawasan industri di Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran lapangan, yang aktual dan menyeluruh terkait praktik pengelolaan lingkungan oleh pelaku usaha.

Menurut Putri, pengawasan tidak boleh berhenti pada pemenuhan aspek administratif semata.

BACA JUGA  Kendaraan Truk Melebihi Kapasitas Beroperasi, Kabid Dishub Diduga Bermain

Lebih dari itu, diperlukan evaluasi mendalam terhadap efektivitas pengendalian pencemaran, kesiapan mitigasi risiko lingkungan, serta konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan tanggung jawab lingkungannya secara sungguh-sungguh, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mulai dari kepemilikan dokumen persetujuan lingkungan, pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan, hingga keterbukaan informasi kepada masyarakat,” ujar Putri di Gresik, Jawa Timur, Kamis (5/2/2026).

Ia mengakui bahwa sektor energi dan industri memiliki peran, strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

<

“Untuk menciptakan lapangan kerja, serta menjaga ketahanan energi.

Namun, ekspansi yang tidak diimbangi dengan pengelolaan lingkungan, yang memadai berpotensi menimbulkan tekanan serius terhadap ekosistem, terutama di wilayah dengan kepadatan industri tinggi.

Politikus Fraksi PAN tersebut juga menyoroti sejumlah persoalan, yang masih kerap ditemukan di lapangan.

BACA JUGA  ' Serayu ' Fasilitas Eksekutif di Stasiun Kereta Purwokerto

Seperti pengelolaan limbah yang belum optimal, ketergantungan tinggi pada energi fosil.

Serta penerapan teknologi pengendalian pencemaran yang belum sesuai, dengan standar terbaik yang tersedia.

Situasi ini, lanjut Putri, memicu meningkatnya kekhawatiran publik, tercermin dari bertambahnya laporan masyarakat terkait penurunan kualitas udara, pencemaran badan air, hingga gangguan kesehatan di sekitar kawasan industri.

“Oleh karena itu, pengawasan terhadap kinerja sistem pengolahan limbah, kepatuhan terhadap baku mutu lingkungan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat.

Pencemaran harus menjadi perhatian utama dan dikaji secara komprehensif,” tegasnya.

Putri menambahkan, hasil kunjungan kerja Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang lebih tajam dan kontekstual.

BACA JUGA  Keren: Pembangunan Sekolah SD 03 Ciampea Asal Jadi

Rekomendasi tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan lingkungan yang ada, sekaligus memastikan perlindungan lingkungan hidup dan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Latest articles

Terdakwa Kasus Chromebook Mengaku di Intimidasi, Kapuspenkum Jawab Begini!

Jakarta, List Berita | Kejaksaan Agung (Kejagung) menanggapi pernyataan, terdakwa kasus dugaan korupsi Chromebook. Terkait...

Gugat Rebel Wilson, Aktris Charlotte MacInnes Jadi Perbincangan Publik

Hollywood, List Berita | Seorang aktris muda tengah naik daun, Charlotte MacInnes, mengajukan gugatan...

KPK Usulkan Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Jakarta, List Berita | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan, adanya pembatasan masa jabatan ketua...

Anita Legislator Asal Kupang, Kecewa dengan Disdik NTT

List Berita | Anggota DPR RI Komisi X, Anita Jacoba Gah, menyoroti lemahnya pendataan...

More like this