PM Malaysia Anwar Ibrahim, Tiongkok Akan Hadir di Kuala Lumpur

Published on

LIST BERITA – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Minggu lalu, Ia “Yakin” Presiden Tiongkok Xi Jinping, akan menghadiri pertemuan di Kuala Lumpur pada tanggal 26-28 Oktober 2025.

Anwar Ibrahim seraya mengatakan, meskipun otoritas Tiongkok belum mengonfirmasi keikutsertaannya yang telah ditentukan.

Potensi pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, berkeinginan untuk lebih jauh dan mengisyaratkan pentingnya Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Bagi Tiongkok, dan keinginannya untuk memajukan fakta perdagangan regional, di tengah ketegangan tarif global.

Ini adalah beberapa alasan mengapa” Presiden Tiongkok Xi Jinping, mungkin akan tampil langka di KTT ASEAN mendatang dan menghadiri pertemuan terkait, kata para analis.

BACA JUGA  Lavrov Ungkap Dugaan Alih Strategi AS Lepas Tangan

Terakhir kali, ketika presiden Tiongkok menghadiri KTT ASEAN secara langsung adalah pada tahun 1997, ketika Jiang Zemin menghadiri pertemuan perdana ASEAN-Tiongkok.

Keterlibatan Xi yang terakhir adalah secara virtual, ketika ia memimpin KTT khusus ASEAN-Tiongkok pada tahun 2021, menandai 30 tahun hubungan dialog.

Para analis mengatakan, perubahan dalam protokol akan memperkuat pesan niat baik China, terhadap kawasan tersebut.

Sekaligus mengisyaratkan niatnya untuk, memainkan peran yang lebih nyata dalam membentuk agenda blok tersebut.

Sementara itu, Washington telah mengonfirmasi bahwa Trump akan hadir, yang akan menjadi penampilan pertamanya di KTT ASEAN sejak 2017.

<

Anwar mengatakan Trump telah menerima undangan tersebut, melalui panggilan telepon pada akhir Juli.

Ia menambahkan bahwa, kepemimpinan Malaysia bertujuan untuk menjadikan pertemuan tersebut “menjadi terbesar dan paling penting” dalam sejarah blok tersebut.

BACA JUGA  Kremlin: Bantah Xi Jinping Peringatkan Putin

Ilango Karuppannan, mantan duta besar Malaysia dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di bidang dinas luar negeri, menyampaikan bahwa:

Jika Xi menghadiri KTT ASEAN, itu akan menandakan bahwa Beijing melihat nilai dalam kunjungan tersebut di luar agenda KTT.

“Bagi ASEAN dan Malaysia, ini akan menjadi kemenangan diplomatik, apalagi jika Presiden Trump juga hadir di sini,” ujarnya kepada CNA.

“Hal ini akan menjadi sentralitas ASEAN dan kekuatan Malaysia, dalam mengadakan pertemuan.

Serta menciptakan setidaknya peluang simbolis bagi, keterlibatan tingkat pemimpin AS-Tiongkok.”

BACA JUGA  Elite KMT Bertolak ke China, Sinyal Politik Menguat Jelang Pertemuan 

Hubungan Bilateral Semakin Terarah

Sebagai ketua bergilir ASEAN, Malaysia perlu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi Xi.

Untuk menghadiri pertemuan puncak blok regional tersebut pada bulan Oktober, kata para analis.

”Ini termasuk menyiapkan kemungkinan pertemuan, dengan Trump dan para pemimpin ASEAN.

Dalam membahas berbagai masalah bersama mengenai perdagangan, dan memastikan pertimbangan seremonial, logistik, dan protokol sudah terlaksana.

“Kehadiran Xi akan bergantung pada kemampuan Malaysia untuk menciptakan kondisi yang tepat bagi Trump dan Xi untuk bertemu,” kata Sharon Seah, peneliti senior di lembaga pemikir Singapura ISEAS-Yusof Ishak Institute.

Bagi Trump, hal ini akan “menciptakan persepsi bahwa kunjungannya ke ASEAN akan mendatangkan keuntungan”, ujarnya.

BACA JUGA  Pertemuan Bersejarah: Diplomat Jepang Tiongkok dan Korsel di Tokyo

“Mungkin untuk menyelenggarakan pertemuan para pemimpin ASEAN-RRT-AS guna membahas apa yang dianggap Trump sebagai ‘pintu belakang Asia Tenggara.

Bagi barang-barang RRT yang diekspor ke AS,” ujarnya, menggunakan akronim untuk Republik Rakyat Tiongkok.

“Bagi Xi, saya rasa akan lebih sulit untuk meyakinkannya datang kecuali pihak AS memberikan sinyal kuat kesediaan untuk berdialog secara bilateral,” ujar Seah.

Agar Xi dapat tampil langka di pertemuan puncak itu, Beijing juga perlu mempertimbangkan iklim regional dan ekonomi domestiknya.

Serta membuat pilihan yang disengaja untuk memberikan bobot politik, yang lebih besar pada keterlibatan ASEAN, kata para ahli. (**CNA**).

BACA JUGA  Presiden Prabowo Instruksikan Aparat Tindak Tegas Pelanggaran Tindakan Anarki

Latest articles

DPRD Kota Bogor, Luncurkan Program Braille

Bogor, List Berita | DPRD Kota Bogor menerbitkan inovasi pengalihan Peraturan Daerah (Perda) ke...

Lovalia Rilis “Cukup”, Lagu Tentang Berdamai dengan Masa Lalu

ListBerita | Lovalia kembali merilis karya terbaru melalui single berjudul “Cukup” pada Februari 2026....

Viral di Media Sosial Berani Sumpah di Atas Alquran Eh Tertangkap

List Berita | Perbincangan publik kembali menghangat, setelah beredarnya sejumlah unggahan di media sosial...

Safari Bazaar #18 Makin Diminati, Tenant Membludak dan Pengunjung Terus Bertambah

ListBerita | Safari Bazaar kembali digelar pada putaran ke-18 dengan cakupan lokasi yang lebih...

More like this