Kelola Dana Desa Yogyakarta Punya Jurus Jitu Untuk Kalian

Published on

LIST BERITA, Yogyakarta – Mekanisme pengelolaan dana desa dan dana keistimewaan di Yogyakarta, menurut Lurah Sudibya S, melibatkan beberapa langkah dan prinsip penting:

Partisipasi Masyarakat: Pengelolaan dana desa, dan dana keistimewaan dilakukan dengan melibatkan masyarakat.

Lurah Girikerto Sudibya menjelaskan dan menekankan, pentingnya transparansi dan komunikasi dengan masyarakat.

BACA JUGA  Polisi: Jelang Tahun Baru 2025 Rekayasa Kawasan Parangtritis Yogyakarta

“Untuk memastikan bahwa, mereka terlibat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek, ulasnya.

Kemudian ia menambahkan, masyarakat harus, diajak bicara untuk memberikan masukan dan usulan terkait penggunaan dana desa.

Rencana dan Pelaksanaan: Semua kegiatan yang dibiayai oleh dana desa harus direncanakan dengan baik.

BACA JUGA  Pantai Jono, Butuh Dukungan Dewan, Ini Kata Pokdarwis

menyebutkan bahwa ada tanggung jawab penuh dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk pelaporan kepada masyarakat tentang hasil dan penggunaan dana.

Fokus pada Infrastruktur: Salah satu target utama dari penggunaan dana desa adalah pembangunan infrastruktur, seperti jalan.

Ia memberikan contoh, spesifik mengenai usulan pembangunan jalan sepanjang 120 meter, yang menunjukkan bahwa ada target yang jelas dalam penggunaan dana.

<

BACA JUGA  Persiapkan Pelayanan Haji Bupati Bogor Hadiri Rakor di Subang

Program di Tingkat Kelurahan: Selain dana desa, ada juga program yang dikelola di tingkat kelurahan, baik melalui dana mobilisasi masyarakat maupun dana keistimewaan.

Ini menunjukkan adanya struktur yang, mendukung pengelolaan dana di berbagai level pemerintahan.

Transparansi dan Akuntabilitas: Ia menekankan pentingnya, transparansi dalam pengelolaan dana, yang dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi lebih aktif.

BACA JUGA  BMKG Berikan, Peringatan Waspada Cuaca Ekstrem Wilayah Yogyakarta

Dengan adanya transparansi, masyarakat dapat melihat bagaimana, dana digunakan dan hasil yang dicapai, ungkap Dibya.

Secara keseluruhan, mekanisme pengelolaan dana desa dan dana keistimewaan di Yogyakarta berfokus pada partisipasi masyarakat.

Perencanaan yang matang, pelaksanaan yang bertanggung jawab, dan transparansi dalam penggunaan dana.

BACA JUGA  Kalurahan Donokerto Diduga Manipulasi Pekerjaan Tanpa Papan Informasi

Semua yang didapatkan dari usulan yang kita sampaikan, dan semuanya kita kelola dengan rancangan yang sangat matang.

Ini akan berjalan dengan baik, dan kalau saya sebagai Lurah, saya enggak pernah tahu di lapangan dikerjakan seperti apa, paparnya.

Karena ada tuh dia kerjakan masing masing, dan kemudian pelaksanaannya. Kegiatan sudah ada.

BACA JUGA  Pekerja Proyek Penataan Kawasan 11.336 Milyar Tanpa APD

Dimana pun pelaksanaannya mereka bertanggung jawab, penuh sampai melaporkan kepada saya selalu di Kalurahan.

Saya  itu biasanya, akan selalu kontrol lagi, kemarin kerja tidak’, berarti benar’ enggak?

Ini ada masalah enggak, masyarakat sudah mengetahui enggak, dan diajak bicara enggak, semua masukan Ya, kan dari sisi itu, ulang, Lurah Dibya.

BACA JUGA  Bupati Bogor Bersama Menteri Tinjau Titik Rawan Banjir

Dan kemudian pendapatan anggaran di tahun 2025 sebesar yang kita. Salah satunya itu program unggulan keistimewaan kami, mepunyai stasiun pengisian air minum mineral.

Seharusnya selesai digarap di tahun 2025 kemarin, tetapi kami belum bisa mempasarkan air mineral tersebut. Ujarnya.

Karena memang kami masih ada kekurangan untuk pembiayaan, sekitar diperkirakan 3 miliar.

BACA JUGA  Gegara Tersinggung BJ Aniaya Rekan Kerja Kini di Gelandang Polisi

Dan pembiayaan ini yang dibutuhkan cukup besar, karena memang biayanya cukup tinggi.

Yang namanya buatan produksi air mineral itu sendiri, bagaimana “Nanti, tapi ya sudah Lah, kita pasti bisa mencari solusinya.

Kami hanya menunggu ijin dari SNI, dan pemerintah, kami punya nantinya air mineral ini, dan kemasan itu “Ya kami sudah patenkan.

BACA JUGA  Perekonomian DI Yogyakarta Mengalami Peningkatan Simak di Bawah Ini!!

Kemarin kami promosikan di event kami. Selama 2 Minggu semua yang hadir, kita berikan secara gratis air mineral dari produk hasil kita sendiri.tutup Dibya.

Desa
Lurah Wonokerto Riyanto Sulistyo Budi.

Secara terpisah Lurah Wonokerto Riyanto Sulistyo Budi mengungkapkan, penataan kelola disini Alhamdulillah berjalan baik dan transparan.

Jangankan untuk melakukan penyelewangan anggaran desa, setiap anggaran secara terbuka dilakukan secara online. Kata Riyanto.

BACA JUGA  DPC WGAB Mandailing Natal Hadir Berantas Para Koruptor

Riyanto menambahkan, sesuai kebutuhan Ya. Dari hal yang kecil saja, apabila lurah mau ambil uang contoh 500 ribu saja.

Dan itu dari jajaran desa hingga babinkamtibmas saja, mengetahui berdasarkan dari online, apalagi hal hal lain yang nilainya cukup besar.

Pemerintah Yogyakarta, mempunyai kedisplinan, ketat sekali. Tidak perduli ia abdi dalem keraton, bila salah saja tetap menerima hukuman, apalagi seperti kami.

BACA JUGA  HR Oknum Kades Mendekam Penjara Gegara Korupsi Dana Desa

Kami patuh dan taat pada pemerintah Keraton, dan semua pun yang berada di pemerintahan desa, mereka menjujung tinggi untuk menegakan kebenaran.

Yaa itulah bagi masyarakat maupun abdi dalem keraton, mereka tidak pernah melakukan kesalahan. Tutup Riyanto.

BACA JUGA  Wisata Turi dan Tempel Menurun, Kebijakan Dinilai Belum Memadai

 

Latest articles

Taksi Listrik Ringsek di Hajar KRL, Sorotan Tertuju Pada Sistem Kendaraan

Jakarta, List Berita | Insiden kecelakaan yang melibatkan sebuah taksi listrik dengan dua rangkaian...

Legendaris John Lennon Pernah Gemparkan Dunia Termasuk AS

Opini Publik: Penulis Saidi Hartono List Berita | Malam selalu menjadi waktu yang tepat, untuk...

Bangunkerto Butuh Sentuhan Tingkatkan Desa Agrowisata

Opini Publik: Dirangkum oleh Saidi Hartono Sleman, List Berita | Kalurahan Bangunkerto di Kecamatan Turi,...

Taksi Terobos Perlintasan Bekasi Timur Tabrakan KA Tak Terhindarkan

Bekasi, List Berita | Peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat, pada...

More like this