Kelola Dana Desa Yogyakarta Punya Jurus Jitu Untuk Kalian

Published on

LIST BERITA, Yogyakarta – Mekanisme pengelolaan dana desa dan dana keistimewaan di Yogyakarta, menurut Lurah Sudibya S, melibatkan beberapa langkah dan prinsip penting:

Partisipasi Masyarakat: Pengelolaan dana desa, dan dana keistimewaan dilakukan dengan melibatkan masyarakat.

Lurah Girikerto Sudibya menjelaskan dan menekankan, pentingnya transparansi dan komunikasi dengan masyarakat.

BACA JUGA  Selayang Pandang Raden Joko Kaiman Bupati Pertama Banyumas

“Untuk memastikan bahwa, mereka terlibat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek, ulasnya.

Kemudian ia menambahkan, masyarakat harus, diajak bicara untuk memberikan masukan dan usulan terkait penggunaan dana desa.

Rencana dan Pelaksanaan: Semua kegiatan yang dibiayai oleh dana desa harus direncanakan dengan baik.

BACA JUGA  Kedua Pemuda Nyaris Bentrok Dari Dusun Berbeda

menyebutkan bahwa ada tanggung jawab penuh dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk pelaporan kepada masyarakat tentang hasil dan penggunaan dana.

Fokus pada Infrastruktur: Salah satu target utama dari penggunaan dana desa adalah pembangunan infrastruktur, seperti jalan.

Ia memberikan contoh, spesifik mengenai usulan pembangunan jalan sepanjang 120 meter, yang menunjukkan bahwa ada target yang jelas dalam penggunaan dana.

<

BACA JUGA  Ribuan Warga Sholat Idul Adha di Balai Kota Yogyakarta

Program di Tingkat Kelurahan: Selain dana desa, ada juga program yang dikelola di tingkat kelurahan, baik melalui dana mobilisasi masyarakat maupun dana keistimewaan.

Ini menunjukkan adanya struktur yang, mendukung pengelolaan dana di berbagai level pemerintahan.

Transparansi dan Akuntabilitas: Ia menekankan pentingnya, transparansi dalam pengelolaan dana, yang dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi lebih aktif.

BACA JUGA  Jamaah Oknumiyah Terkait Tambang Galian C Diduga Ilegal

Dengan adanya transparansi, masyarakat dapat melihat bagaimana, dana digunakan dan hasil yang dicapai, ungkap Dibya.

Secara keseluruhan, mekanisme pengelolaan dana desa dan dana keistimewaan di Yogyakarta berfokus pada partisipasi masyarakat.

Perencanaan yang matang, pelaksanaan yang bertanggung jawab, dan transparansi dalam penggunaan dana.

BACA JUGA  Kemenkeu RI: Kucurkan Dana Desa Kabupaten Purworejo

Semua yang didapatkan dari usulan yang kita sampaikan, dan semuanya kita kelola dengan rancangan yang sangat matang.

Ini akan berjalan dengan baik, dan kalau saya sebagai Lurah, saya enggak pernah tahu di lapangan dikerjakan seperti apa, paparnya.

Karena ada tuh dia kerjakan masing masing, dan kemudian pelaksanaannya. Kegiatan sudah ada.

BACA JUGA  Gunung Merapi Kembali Keluarkan Erupsi Tiga Kali

Dimana pun pelaksanaannya mereka bertanggung jawab, penuh sampai melaporkan kepada saya selalu di Kalurahan.

Saya  itu biasanya, akan selalu kontrol lagi, kemarin kerja tidak’, berarti benar’ enggak?

Ini ada masalah enggak, masyarakat sudah mengetahui enggak, dan diajak bicara enggak, semua masukan Ya, kan dari sisi itu, ulang, Lurah Dibya.

BACA JUGA  Tingkatkan Keamanan Deputi Bidang Koordinasi dan Komunikasi Berikan Penjelasan Ini

Dan kemudian pendapatan anggaran di tahun 2025 sebesar yang kita. Salah satunya itu program unggulan keistimewaan kami, mepunyai stasiun pengisian air minum mineral.

Seharusnya selesai digarap di tahun 2025 kemarin, tetapi kami belum bisa mempasarkan air mineral tersebut. Ujarnya.

Karena memang kami masih ada kekurangan untuk pembiayaan, sekitar diperkirakan 3 miliar.

BACA JUGA  Perjalanan Panjang Menuju Yogyakarta dengan Bus Murni Jaya

Dan pembiayaan ini yang dibutuhkan cukup besar, karena memang biayanya cukup tinggi.

Yang namanya buatan produksi air mineral itu sendiri, bagaimana “Nanti, tapi ya sudah Lah, kita pasti bisa mencari solusinya.

Kami hanya menunggu ijin dari SNI, dan pemerintah, kami punya nantinya air mineral ini, dan kemasan itu “Ya kami sudah patenkan.

BACA JUGA  Desa Medang Dugaan Bangunan Siluman Bermunculan

Kemarin kami promosikan di event kami. Selama 2 Minggu semua yang hadir, kita berikan secara gratis air mineral dari produk hasil kita sendiri.tutup Dibya.

Desa
Lurah Wonokerto Riyanto Sulistyo Budi.

Secara terpisah Lurah Wonokerto Riyanto Sulistyo Budi mengungkapkan, penataan kelola disini Alhamdulillah berjalan baik dan transparan.

Jangankan untuk melakukan penyelewangan anggaran desa, setiap anggaran secara terbuka dilakukan secara online. Kata Riyanto.

BACA JUGA  DPRD Singgung BPHTB Peringkat Pertama Untuk PAD Kota Bogor

Riyanto menambahkan, sesuai kebutuhan Ya. Dari hal yang kecil saja, apabila lurah mau ambil uang contoh 500 ribu saja.

Dan itu dari jajaran desa hingga babinkamtibmas saja, mengetahui berdasarkan dari online, apalagi hal hal lain yang nilainya cukup besar.

Pemerintah Yogyakarta, mempunyai kedisplinan, ketat sekali. Tidak perduli ia abdi dalem keraton, bila salah saja tetap menerima hukuman, apalagi seperti kami.

BACA JUGA  Mie Godog Mbah Karso Dan Musik Gamelan Ciptakan Budaya Tradisional

Kami patuh dan taat pada pemerintah Keraton, dan semua pun yang berada di pemerintahan desa, mereka menjujung tinggi untuk menegakan kebenaran.

Yaa itulah bagi masyarakat maupun abdi dalem keraton, mereka tidak pernah melakukan kesalahan. Tutup Riyanto.

BACA JUGA  Kelima Anggota KKB Papua Menyerahkan Diri dan Bergabung NKRI

 

Latest articles

Bukit Turgo Merapi, Tersimpan Legenda Sejarah Islam

SLEMAN, ListBerita.id | Bukit Turgo di lereng selatan Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa...

Pameran Otomotif Bergengsi Gias 2026 di BSD City

Tangerang, List Berita | Ajang pameran otomotif terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, Gaikindo...

Harlah KNPI 53 Tahun, Lantik Pengurus Baru di Kabupaten Bogor

Bogor, List Berita | Bertepatan Hari Lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-53...

Mantan Pejabat Industri Pertahanan Ukraina, Tersandung Dugaan Korupsi

Kiev, List Berita | Kejaksaan Agung Ukraina mengungkap dugaan kasus korupsi besar, yang menyeret...

More like this