Presiden Rusia Vladimir Putin, Sanjung Keberhasilan Rudal Sarmat

Published on

Moskow, List Berita | Presiden Rusia Vladimir Putin menerima laporan langsung, dari Komandan Pasukan Rudal Strategis Rusia, Sergey Karakaev.

Dalam laporan tersebut disampaikan kepada Putin terkait, keberhasilan uji coba rudal balistik antarbenua terbaru RS-28 Sarmat.

Uji tembak tersebut disebut menjadi tonggak penting, dalam modernisasi kekuatan nuklir strategis Moskow. Dilansir dari Russia Today. Selasa (12/5/2026).

Dalam laporannya, Karakaev menjelaskan bahwa sistem persenjataan baru itu diproyeksikan mulai memperkuat resimen rudal pertama Rusia sebelum akhir tahun.

Kehadiran Sarmat diyakini akan meningkatkan kapasitas tempur strategis, Negeri Beruang Merah secara signifikan.

RS-28 Sarmat merupakan rudal balistik berat, berbahan bakar cair yang dirancang untuk menggantikan sistem lama RS-20V Voevoda, yang selama ini dikenal NATO dengan julukan SS-18 Satan.

Rudal generasi baru tersebut dikembangkan dengan kemampuan daya hancur dan jangkauan yang jauh lebih besar dibanding pendahulunya.

BACA JUGA  Bahlil: Dalam Waktu Dekat Rusia Kirim Minyak ke Indonesia

Militer Rusia mengklaim Sarmat mampu membawa, hingga sepuluh hulu ledak nuklir berat.

Yang dapat memasuki kembali, atmosfer dalam beberapa tahap penerbangan.

Teknologi tersebut disebut memberi kemampuan, serangan yang lebih fleksibel terhadap target jarak jauh.

Karakaev menegaskan bahwa sistem baru ini memiliki kemampuan penetrasi tinggi, terhadap sistem pertahanan rudal modern.

<

Menurutnya, teknologi yang tertanam pada Sarmat memungkinkan rudal tetap mampu menembus jaringan pertahanan anti-rudal yang saat ini digunakan maupun yang masih dikembangkan negara lain.

Keberhasilan uji coba itu mendapat apresiasi langsung, dari Putin.

Pemimpin Kremlin tersebut menyebut RS-28 Sarmat sebagai, salah satu sistem rudal paling kuat yang pernah dimiliki Rusia.

BACA JUGA  Presiden Rusia Putin: Sampaikan Pernyataan di Hari Kemenangan

Putin juga mengklaim rudal tersebut memiliki kapasitas muatan, berkali-kali lipat lebih besar dibandingkan rudal strategis Barat.

Selain itu, tingkat akurasinya disebut meningkat drastis dibanding generasi sebelumnya.

Rudal Sarmat dilaporkan kompatibel, dengan sistem peluncur hipersonik Avangard milik Rusia.

Teknologi Avangard memungkinkan hulu ledak bergerak, dengan kecepatan sangat tinggi di atmosfer sambil melakukan manuver untuk menghindari intersepsi sistem pertahanan lawan.

Menurut penjelasan militer Rusia, jangkauan ekstrem Sarmat memungkinkan rudal ditembakkan menuju wilayah Amerika Serikat melalui jalur Kutub Selatan.

Strategi tersebut diklaim dapat menghindari jaringan, pertahanan rudal Amerika yang berada di Alaska.

BACA JUGA  Parade Militer Tiongkok Tamu Istimewa Hadir Siapakah Dia

Putin menyatakan pengembangan, berbagai sistem persenjataan baru Rusia tidak terlepas dari perubahan situasi geopolitik global.

Termasuk keluarnya Amerika Serikat dari Perjanjian Rudal Anti-Balistik (ABM) pada era, pemerintahan George W. Bush.

Menurut Kremlin, langkah pengembangan senjata strategis itu dilakukan untuk menjaga keseimbangan kekuatan global.

Sekaligus memastikan keamanan nasional Rusia, dalam menghadapi dinamika pertahanan internasional yang terus berubah.

Selain Sarmat, Rusia juga dikabarkan tengah menyelesaikan pengembangan dua sistem senjata strategis lainnya.

Yakni, rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik dan drone bawah laut Poseidon.

Kedua sistem tersebut disebut menggunakan, reaktor nuklir mini sebagai sumber tenaga utama.

Moskow meyakini teknologi itu akan memberikan kemampuan operasional dengan jangkauan sangat jauh, dan daya tahan lebih lama dibanding sistem konvensional.

BACA JUGA  Rusia-Belarus Gelar Latihan Nuklir Gabungan

Pengembangan berbagai persenjataan strategis tersebut, memperlihatkan persaingan teknologi militer global.

Yang semakin intens, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Rusia dan negara-negara Barat.

Hingga kini, perkembangan program persenjataan strategis Rusia terus menjadi perhatian dunia internasional.

Karena dinilai dapat memengaruhi, keseimbangan keamanan global dalam jangka panjang.

Latest articles

Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ombudsman Bongkar Skenario

BOGOR, LIST BERITA | Sorotan tajam kini mengarah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA...

Macron Tekankan Ambil Langkah Darurat Pasokan Energi

PARIS, List Berita | Presiden Prancis Emmanuel Macron menekankan, Komisi Eropa mengambil langkah darurat...

Esensi Bunga Mawar, Ikon Oaksperience Oak Lawang Hotel: Simbol Transformasi

LAWANG, List Berita | Bunga Mawar menjadi salah satu ikon yang menarik, dalam perjalanan...

DPRD Kota Bogor Soroti Kepedulian Polri, dari RTLH hingga Ojol

BOGOR, LIST BERITA | Kepedulian terhadap persoalan sosial masyarakat menjadi, salah satu perhatian yang...

More like this