Poltisi Demokrat AS Kritik Usulan Damai Trump dengan Iran

Published on

WASHINGTON, LIST BERITA | Rencana kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, yang diumumkan Presiden AS Donald Trump menuai kritik dari sejumlah politikus Partai Demokrat.

Mereka menilai kerangka kerja yang sedang disiapkan tersebut berpotensi merugikan, kepentingan strategis Amerika Serikat.

Trump sebelumnya menyatakan bahwa sebuah kerangka kerja perdamaian akan segera ditandatangani, dan diharapkan menjadi langkah penting untuk mengakhiri ketegangan yang selama ini berlangsung antara Washington dan Teheran.

Salah satu poin yang disebutkan adalah pembukaan kembali, jalur pelayaran di Selat Hormuz yang memiliki peran vital dalam perdagangan energi dunia.

Kritik dari Politisi Demokrat AS Menjadi Catatan Pemerintahan Trump

Namun, anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Seth Moulton, menilai kesepakatan tersebut tidak memberikan keuntungan yang signifikan bagi Amerika Serikat.

Menurutnya, hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya dan pengorbanan yang telah dikeluarkan selama konflik berlangsung.

Dalam wawancara dengan media Amerika, Moulton menyebut bahwa kebijakan tersebut justru berisiko memberikan konsesi besar kepada Iran tanpa memperoleh jaminan strategis yang memadai bagi kepentingan AS.

BACA JUGA  Hubungan Khusus AS-Italia Trump dan Meloni Jadi Sorotan Publik

Ia juga mempertanyakan efektivitas kesepakatan yang disebut-sebut akan membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz, mengingat jalur tersebut sebelumnya telah menjadi fokus utama dalam berbagai upaya diplomatik dan keamanan internasional.

Selain Moulton, Senator dari California, Adam Schiff, turut menyampaikan keraguannya terhadap proses negosiasi yang sedang berlangsung.

Schiff mengingatkan, bahwa kesepakatan yang terburu-buru berpotensi hanya menjadi langkah politik jangka pendek tanpa menyelesaikan persoalan mendasar terkait hubungan kedua negara.

<

Sementara itu, sejumlah laporan media internasional menyebutkan bahwa pembicaraan lebih lanjut mengenai program nuklir Iran masih akan dilakukan dalam tahap berikutnya.

Pemerintah Iran sendiri dilaporkan belum mengonfirmasi, jadwal penandatanganan resmi sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Trump.

Hingga kini, berbagai pihak masih menunggu perkembangan negosiasi antara Washington dan Teheran, yang dinilai akan menjadi salah satu isu geopolitik paling penting dalam beberapa waktu mendatang. (Dilansir dari Russia Today).

Latest articles

Pembangunan Jaringan Internet di Menteng Dukung Transformasi Digital 

Jakarta, List Berita | Pembangunan infrastruktur jaringan internet, terus menjadi salah satu prioritas dalam...

Peran SPMI dengan UBPE Antam Pongkor Perkuat Kemitraan

Bogor, List Berita | Hubungan kemitraan, antara Serikat Praktisi Media Indonesia (SPMI) Bogor Raya...

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT

Jakarta, List Berita | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembal, melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT)....

Warga Gondangdia Beda Pandangan Soal Pembangunan Lift, Berakhir dengan Dialog

Jakarta, List Berita | Proses pembangunan fasilitas lift di Gereja HKBP wilayah Kelurahan Gondangdia,...

More like this