Jakarta, List Berita | Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa buka suara, setelah diskusinya soal pengadaan kapal nasional.
Telah memicu tanggapan keras dari, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Purbaya sempat menyebut dirinya mungkin salah data ketika, mempertanyakan realisasi pesanan kapal di galangan setelah anggarannya di anggap sudah tersedia.
Dalam sebuah forum diskusi, Purbaya mengaku sudah memeriksa langsung kondisi di lapangan.
“Dan menemukan belum ada kontrak yang masuk, meskipun anggaran untuk pembelian kapal disebut telah disiapkan.
Ia bahkan menyatakan kebingungan, melihat belum adanya pesanan sama sekali dari KKP.
Pernyataan itu kemudian menjadi sorotan ketika, Trenggono merespons melalui media sosial.
Ia menegaskan bahwa dana pembangunan kapal tidak bersumber dari anggaran biasa, melainkan dari pinjaman luar negeri pemerintah Inggris.
Ia pun meminta Purbaya mengecek kembali ke bawahannya sebelum, menyimpulkan bahwa anggaran sudah dicairkan.
Menkeu Purbaya sendiri menegaskan bahwa dirinya, siap membahas persoalan itu langsung dengan Trenggono.
Karena hubungan keduanya baik, bahkan menyebut Trenggono sebagai sahabatnya.
Ia menyambut kemungkinan pertemuan empat mata untuk meluruskan data dan tindak lanjut proyek tersebut.
Purbaya akui kemungkinan salah data soal realisasi anggaran kapal.
Trenggono klarifikasi bahwa sumber dana bukan dari APBN biasa, tetapi lewat skema pinjaman luar negeri.
Kedua menteri akan berdiskusi lebih jauh untuk, sinkronisasi data dan langkah berikutnya.








