spot_img

Luka Tak Berdarah: Single Paling Gelap Sigit Wardana Tentang Kehilangan yang Tak Terlihat

Published on

ListBerita | Sigit Wardana kembali merilis karya solo. Single terbaru berjudul “Luka Tak Berdarah” meluncur pada akhir 2025. Sigit dikenal sebagai penyanyi, pencipta lagu, sekaligus vokalis band. Lagu ini menandai fase baru dalam perjalanan musiknya.

Cerita Kehilangan Tanpa Jejak Fisik

Luka Tak Berdarah” mengangkat tema kehilangan yang tidak tampak secara fisik. Lagu ini berbicara tentang luka batin, penyesalan, dan kerinduan yang tidak terlihat dari luar. Tokoh dalam lagu berharap orang yang pergi dapat memahami rasa sakit yang ditinggalkan.

“Lagu bercerita tentang rasa kehilangan yang tak terlihat secara fisik, ‘luka’ yang tak berdarah tapi meninggalkan bekas perih di hati,” ujar Sigit Wardana.
Ia menegaskan pesan utama lagu ini adalah empati dan menghargai perasaan orang lain sebelum pergi.

Sigit Wardana

Lagu di Luar Zona Nyaman

Single ini berbeda dari karya Sigit sebelumnya. Ia menyebut lagu ini sebagai proyek di luar kebiasaan bermusiknya. Nada dan nuansanya lebih gelap dan sendu.

Menurut Co-Executive Producer Fransiscus Eko, progresi lagu ini sangat berbeda dari lagu-lagu Sigit sebelumnya. Ia menyebut “Luka Tak Berdarah” sebagai single paling gelap sepanjang karier Sigit dan menilai Sigit berhasil membawakannya.

Proses Kreatif dan Kolaborasi

Lagu “Luka Tak Berdarah” ditulis oleh Alexander Ongko, gitaris band Halus Lembut. Awalnya lagu ini disiapkan untuk penyanyi lain, namun tidak jadi dirilis. Sigit kemudian memilih lagu ini untuk proyek solonya.

Produksi musik ditangani M. Aditia Sahid atau Acoy dari Rocker Kasarunk. Pengisi suara latar adalah Cathyn Hartanesthy dari Sun Of Monday.

Sigit Wardana mengaku memilih lagu ini karena belum menemukan lagu baru yang cocok untuk dirilis pada 2025. Setelah mendengar kembali lagu tersebut, ia merasa lagu ini berjodoh dengannya.

Makna Mawar Hitam di Artwork

Artwork single menampilkan mawar hitam. Sigit menjelaskan mawar melambangkan keindahan, sementara warna hitam sering dikaitkan dengan kesedihan dan kesunyian. Kombinasi keduanya menggambarkan keindahan yang juga bisa menyakitkan.

<

Artwork tersebut digambar oleh anak pertama Sigit, Naralifa, seperti pada single sebelumnya. Sigit menyebut keterlibatan ini membuat karya terasa lebih personal.

Video Musik Berlatar Lift

Video musik “Luka Tak Berdarah” mengambil lokasi utama sebuah lift apartemen. Konsep ini digagas oleh Fransiscus Eko dan direalisasikan bersama Sigit Wardana serta tim manajemen.

Cerita video musik menampilkan Sigit yang sedang sedih dan bertemu berbagai orang dengan masalah hidup masing-masing di dalam lift. Alur cerita tidak mengikuti lirik lagu. Video hanya mengambil suasana emosional dari lagu dan membungkusnya dengan potret realitas kehidupan.

Proses syuting dilakukan dengan metode one take shoot video, tanpa pemotongan adegan. Sutradara sekaligus DOP adalah Farid Zafran.

Tiga Model dengan Latar Musisi

Video musik ini melibatkan tiga model yang juga berprofesi sebagai solois di manajemen artis yang sama dengan Sigit.

Model pertama adalah Efah Aaralyn. Ia berperan sebagai pemain band dan telah merilis lima single. Tiga single terbarunya adalah “Crush”, “Ingat Ingat Pesan Mama” sebagai OST film Mama: Pesan Dari Neraka, serta “Si Paling” sebagai OST film Si Paling Aktor.

Model kedua adalah Assalova Schissandra, solois asal Purwokerto. Ia telah merilis satu album dan sekitar 21 single, di antaranya “Foreshow”, “Romansa”, serta “Langit dan Senja”. Dalam video, ia memerankan perempuan pengguna lift yang mengalami PHK.

Model ketiga adalah Violinata Ibanez atau Violinata. Ia merupakan solois pendatang baru berusia 19 tahun. Violinata sedang menyiapkan single debut berjudul “Misteri Cinta” yang dijadwalkan rilis awal 2026. Dalam video musik ini, ia menjadi tokoh utama yang bertengkar dengan pasangannya di dalam lift.

Fokus Promosi dan Rencana Berikutnya

Setelah perilisan “Luka Tak Berdarah”, Sigit Wardana fokus pada promosi single ini. Ia juga mulai menyiapkan beberapa single lanjutan untuk proyek solonya.

Untuk informasi lebih lanjut, manajemen artis Sigit Wardana dapat dihubungi melalui Fransiscus Eko di nomor +62 812-7766-6468.

Latest articles

Banjir Lumpuhkan Kota Jakarta

List Berita - Akibat di guyur hujan berkepanjangan seluruh wilayah DKI Jakarta banjir, Pada...

Rocker Kasarunk Rilis “Aku Sedang Tak Percaya Diri”, Cerita Ragu Saat Usia Bertambah

ListBerita | Rocker Kasarunk merilis single baru berjudul “Aku Sedang Tak Percaya Diri” pada...

Patrick Lesmana Kembali dengan “Yabai”, Single Eksperimental Usai Hiatus Setahun

ListBerita | Patrick Lesmana merilis single kedua berjudul “Yabai” setelah vakum selama satu tahun....

“Ya Kamu” Jadi Langkah Baru Yure Andini Mainkan Keroncong Pop Modern

ListBerita | Single “Ya Kamu” dari Yure Andini merupakan karya ciptaan M. Aditia Sahid...

More like this