Kemenko Polhukam Dorong Lintas Sektor Atas Indeks Kemerdekaan Pers

Published on

Malang, listberita.id – Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Kemenko Polhukam mendorong kolaborasi lintas sektor, untuk mengatasi penurunan Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) Jawa Timur.

Menurut catatan Kemenko Polhukam, sebelumnya indeks kemerdekaan pers turun signifikan dari 76,55 (2023) menjadi 67,45 (2024).

BACA JUGA  Joint Border Comittee Langkah Tepat Ini Penjelasan Kemenko Polkam

Skor ini berada di bawah rata-rata nasional (69,46) dan menjatuhkan peringkat Jatim ke posisi 33 dari 38 provinsi.

Deputi V Kominfo Kemenko Polhukam, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menekankan pentingnya kemitraan strategis.

Antara pemda, penegak hukum, dan media dalam rakor “Peningkatan Nilai IKP Jatim” di Malang.

BACA JUGA  Anggota DPR Fraksi PAN Singgung Pertambangan Halmahera Tengah

“Ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Kita perlu memperkuat kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan, Ujar deputi Kemenko Polhukam.

Dalam menjaga kemerdekaan pers yang profesional dan, bertanggung jawab,” ungkapnya.

Menurutnya, penurunan skor terjadi pada tiga dimensi utama, yaitu lingkungan fisik dan politik, lingkungan ekonomi.

BACA JUGA  Kemenko Polkam Peran Media Diwajibkan Terverifikasi Dewan Pers

Serta lingkungan hukum. Situasi ini menandakan adanya tantangan struktural yang perlu, segera direspons secara terpadu.

“Era digital memang membawa tantangan besar, mulai dari maraknya hoaks hingga tekanan terhadap jurnalis.

<

Tapi ini juga momentum untuk memperkuat kebebasan pers, yang sehat dan bertanggung jawab,”tambahnya.

BACA JUGA  Jaksa Agung ST Burhanuddin Lantik Kajati Baru Diantaranya..

Ekosistem pers yang sehat, Kata Marsda Eko Dono, kemerdekaan pers daerah dapat diwujudkan.

Agar dapat terbuka terhadap kritik, dan menjamin akses, informasi publik yang adil dan transparan.

Ia juga membahas soal sengketa pers yang sering terjadi. Deputi V berpesan kepada aparat penegak hukum.

BACA JUGA  Ketidakpuasan Warga AS Terhadap Donald Trump Capai 62 Persen

Yang menangani sengketa pers, untuk selalu menjunjung prinsip kehati-hatian.

Kebebasan tersebut harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, akurasi informasi, dan etika jurnalistik.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

BACA JUGA  Sungai Meluap Banjir Hampiri Jakarta Timur

“Harus tetap menghormati kebebasan pers sebagaimana diatur dalam UU Pers, lebih baik lakukan dialog dan mediasi terlebih dahulu sebelum menempuh langkah-langkah hukum,”ujarnya.

Marsda Eko Dono mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan aparat di Jawa Timur, untuk menjadikan insan pers sebagai mitra strategis.

Dalam menjaga demokrasi. Karena pers yang merdeka, profesional, dan bertanggung jawab adalah fondasi bangsa yang demokratis dan kuat.

BACA JUGA  Penderita DBD Meningkat Hingga di Sleman Yogyakarta

“Kami tidak ingin penurunan skor IKP ini menjadi ajang saling menyalahkan.

Justru ini harus menjadi pemicu semangat untuk memperbaiki ekosistem pers secara bersama-sama,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari perhatian, dan komitmen Kemenko Polkam.

BACA JUGA  Kamar Hotel Mewah Ajang Pesta Sex di Gerebek Polisi

Dalam menjaga demokrasi Indonesia melalui, penguatan kemerdekaan pers.

Diharapkan, sinergi yang dibangun hari ini dapat berkontribusi terhadap, peningkatan IKP Jawa Timur di tahun-tahun mendatang.

Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua Dewan Pers; Direktur Ekosistem Media.

BACA JUGA  FSF Wanita Pelaku Live Streaming Pornografi Diciduk Polisi

Kemudian Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi); Direktur pada Jampidum, Kejaksaan Agung; serta Kabag Renops Stamaops, Mabes Polri.

Seluruh peserta rapat menyepakati pentingnya membangun, sinergi lintas sektor sebagai langkah strategis dalam memperbaiki iklim kebebasan pers di Jawa Timur.

BACA JUGA  Mengejutkan PM Thailand Paetongtarn di Skor oleh MK

Latest articles

DPRD Kota Bogor, Luncurkan Program Braille

Bogor, List Berita | DPRD Kota Bogor menerbitkan inovasi pengalihan Peraturan Daerah (Perda) ke...

Lovalia Rilis “Cukup”, Lagu Tentang Berdamai dengan Masa Lalu

ListBerita | Lovalia kembali merilis karya terbaru melalui single berjudul “Cukup” pada Februari 2026....

Viral di Media Sosial Berani Sumpah di Atas Alquran Eh Tertangkap

List Berita | Perbincangan publik kembali menghangat, setelah beredarnya sejumlah unggahan di media sosial...

Safari Bazaar #18 Makin Diminati, Tenant Membludak dan Pengunjung Terus Bertambah

ListBerita | Safari Bazaar kembali digelar pada putaran ke-18 dengan cakupan lokasi yang lebih...

More like this