AS, List Berita | Dalam wawancara terbaru dengan sebuah saluran televisi Israel, jurnalis Amerika Tucker Carlson menanggapi pernyataan seorang presenter. Pada Rabu, (20/5/2026).
“Presenter Israel menyebut Iran sebagai “rezim teroris” terkait, respons terhadap, ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Carlson menilai penggunaan istilah tersebut perlu dipertimbangkan kembali, sambil menyinggung situasi kemanusiaan di Gaza.
Ia mengatakan bahwa semua pihak sebaiknya, mengurangi penggunaan retorika yang dinilai dapat memperkeruh konflik.
Menurut Carlson, standar moral dalam pemberitaan dan penilaian terhadap konflik internasional seharusnya diterapkan secara adil kepada semua pihak yang terlibat.
Ia juga mempertanyakan adanya, perbedaan cara pandang dan penggunaan istilah oleh sebagian media Barat dalam memberitakan konflik di Timur Tengah.
Pernyataan Carlson tersebut kemudian, menjadi perhatian publik dan memicu berbagai tanggapan di media sosial maupun kalangan pengamat politik internasional.
Dalam sebuah wawancara antara jurnalis Israel dan Amerika, komentator politik Amerika. (Dilansir dari Sputnik).


