Forum ASOCIO Digital AI Summit 2026, Kemenko Perekonomi Beri Restu

Published on

Jakarta, List Berita | Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian memberikan, dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ASOCIO Digital AI Summit 2026.

ASOCIO Digital AI Award selaku penyelenggara, yang akan digelar di Raffles Hotel Jakarta pada 29–31 Juli 2026.

Forum teknologi internasional ini dipandang sebagai momentum strategis, untuk mempercepat transformasi digital nasional.

Sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan Asia-Oseania.

Dukungan pemerintah tersebut mencerminkan komitmen kuat, Indonesia dalam mendorong pengembangan teknologi digital.

Merupakan inovatif, inklusif, serta memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan di dunia, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat inovasi digital di kawasan.

Perkembangan ekonomi digital Indonesia sendiri, menunjukkan tren yang sangat positif.

BACA JUGA  Bank Indonesia, Kurs Rupiah Stabil Imbangi Pangsa Pasar

Berbagai studi memperkirakan nilai ekonomi digital Indonesia, telah mencapai lebih dari US$80 miliar dan diproyeksikan dapat menembus US$130 miliar pada 2025,.

Menjadikannya sebagai salah satu ekonomi digital terbesar, di kawasan Asia Tenggara.

Transformasi digital yang semakin masif di berbagai sektor industri juga, membuka peluang besar bagi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

<

Untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta daya saing nasional.
Deputi III Bidang Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian RI, Ali Murtopo Simbolon, menegaskan.

Bahwa, penyelenggaraan forum tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital secara produktif dan bertanggung jawab.

“Indonesia terus mendorong pemanfaatan AI yang inovatif, namun tetap bertanggung jawab.

Forum ini menjadi wadah penting untuk memperkuat, kerja sama regional.

Di bidang teknologi dan transformasi digital,” ujar Ali Murtopo dalam Press Conference & Soft Launch ASOCIO Digital AI Summit 2026 and ASOCIO Digital AI Award di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, kolaborasi lintas negara dan lintas sektor menjadi faktor penting, dalam mempercepat pengembangan teknologi AI yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

BACA JUGA  Indonesia Berduka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia pada Usia 35 Tahun

Oleh karena itu, forum internasional seperti ASOCIO Digital AI Summit dinilai memiliki peran strategis dalam mempertemukan pemangku kepentingan.

Dari berbagai negara untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta peluang kerja sama.

Ajang bergengsi ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 800 delegasi dari 24 negara anggota ASOCIO, yang terdiri dari pemimpin industri teknologi, perwakilan pemerintah, akademisi, peneliti, hingga inovator digital.

Forum tersebut akan membahas berbagai isu strategis, yang relevan dengan perkembangan teknologi global, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan.

Transformasi digital di berbagai sektor industri, hingga peluang kolaborasi teknologi di kawasan Asia-Oseania.

Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Ketua Komtap AI DPP APTIKNAS, Karim Taslim, menyebut.

Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah menjadi peluang besar, untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi digital global.

“Jika kita mempersiapkan penyelenggaraan dengan maksimal, kehadiran delegasi dari 24 negara ini bisa membuka peluang besar bagi investasi dan kemitraan strategis di sektor teknologi digital,” kata Karim.

Ia menambahkan, forum ini tidak hanya menjadi ajang diskusi tetapi, juga platform penting untuk membangun jaringan kerja sama baru.

BACA JUGA  Arus Balik, Penumpang KA Memuncak Padati Stasiun Hari Ini

Antara, pelaku industri teknologi Indonesia dengan mitra internasional.

Dengan demikian diharapkan, akan tercipta kolaborasi nyata yang dapat mempercepat pertumbuhan ekosistem digital nasional sekaligus memperluas akses pasar bagi inovasi teknologi Indonesia.

Selain forum diskusi, ASOCIO Digital AI Summit 2026 juga akan menghadirkan berbagai agenda penting.

Seperti keynote speech dari pemimpin industri global, panel diskusi lintas sektor, hingga pemberian ASOCIO Digital AI Award bagi inovasi teknologi terbaik di kawasan Asia Pasifik.

Penghargaan tersebut dirancang untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan, institusi, maupun individu yang telah memberikan kontribusi signifikan.

Dalam pengembangan teknologi digital, khususnya di bidang kecerdasan buatan.

Chairman ASOCIO, Stan Singh, menilai kawasan Asia-Oseania memiliki pertumbuhan ekonomi digital yang sangat cepat.

Sehingga membutuhkan ruang kolaborasi yang kuat, untuk mempercepat inovasi.

“Asia-Oseania adalah kawasan dengan pertumbuhan digital yang sangat cepat.

BACA JUGA  PN Bandung, Resmi Putuskan Bebas Pegi Setiawan

Forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk mempercepat inovasi AI, yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Stan Singh.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) Soegiharto Santoso (Hoky) menilai.

Ajang ini dapat menjadi momentum penting, untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia.

“ASOCIO Digital AI Summit 2026 merupakan kesempatan langka bagi Indonesia, untuk menunjukkan kepemimpinan dalam transformasi digital di Asia-Oseania.

Kami di APTIKNAS mendukung penuh agar forum ini, menjadi katalis kolaborasi, inovasi, dan investasi teknologi,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Hoky yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP APKOMINDO, Sekretaris Jenderal PERATIN, serta Wakil Ketua Umum DPP SPRI.

Ia menambahkan bahwa, pengembangan teknologi kecerdasan buatan perlu diiringi dengan prinsip etika, regulasi yang jelas, serta pengawasan manusia yang memadai.

Ia juga menekankan pentingnya, penguatan ekosistem talenta digital nasional.

Pemerintah sendiri menargetkan, pengembangan ratusan ribu talenta digital baru, mulai dari programmer, developer, data scientist.

Hingga ahli AI untuk memenuhi kebutuhan industri digital, yang terus berkembang.

BACA JUGA  Ucapan Selamat: Ketua Umum DPN GAPEMPI Terpilih Dihadiri Tokoh Nasional

Dengan dukungan pemerintah melalui Kemenko Perekonomian, penyelenggaraan ASOCIO Digital AI Summit 2026 di Jakarta.

Diharapkan tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar teknologi digital yang besar, tetapi juga sebagai pusat;

Kolaborasi, inovasi, dan pengembangan kecerdasan buatan di kawasan Asia-Oseania.

Serta memperkuat posisi Indonesia sebagai calon pusat pengembangan, AI di kawasan ASEAN.

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir sejumlah tokoh, dan pemangku kepentingan di ekosistem digital nasional, di antaranya:

Krismassion Prihationo (KOMDIGI)
Laksamana Madya TNI (Purn) Desi Albert Mamahit (KADIN Indonesia)
Wim Tangkilisan (Ketua Umum AAKBIndo)
Erlin Veronica Hartanto (Dewan Pengawas AAKBIndo)
Hendy Risdianto Wijaya (Chairman IAIS)
Heintje Mandagie (Ketua Umum DPP SPRI)
Serta jajaran pengurus DPP APTIKNAS seperti Andi Mulja Tanudiredja, Yuliasiane Sulistiyawati, Hartanto Sutardja, Fauzi Rahman, Maulis Taufik Kosasih, dan Yuliyanti.

Latest articles

Pernyataan Donald Trump “Hancurkan Iran” Tuai Kecaman dari Senat AS

AS, List Berita | Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mendapat kecaman keras dari...

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, TNI Limpahkan 4 Tersangka

Jakarta, List Berita | Penanganan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie...

Perdagangan Bayi di Bandung: 34 Korban, Jaringan Lintas Negara Terungkap

Bandung, List Berita | Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana, perdagangan bayi lintas negara...

Teknologi AI Teheran Jadi Sasaran Serangan AS-Israel

Teheran, List Berita | Ketegangan geopolitik kembali meningkat, setelah laporan dari media Rusia, Sputnik,...

More like this