DEPOK, List Berita | Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, pengurus RW 04 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim, janda, dan kaum dhuafa, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan sosial yang telah menjadi agenda rutin tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Warga, pengurus RT/RW, serta para donatur bergotong royong menyukseskan acara sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Ketua RW 04 Kelurahan Pasir Putih Hambali atau akrab disapa Baban mengatakan, bahwa santunan tersebut merupakan kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan dua kali dalam setahun.
Peringati 10 Muharram, Baban Berikan Santunan Anak Yatim Janda dan DhuafaKegiatan santunan ini kami laksanakan dua kali dalam setahun. Sebagai kepala lingkungan, kami akan terus berkomitmen untuk peduli kepada masyarakat, terutama anak-anak yatim,” ujar Baban.
Ia menambahkan, 10 Muharram atau yang dikenal sebagai Hari Asyura adalah, hari kesepuluh pada bulan Muharram dalam kalender Hijriah. Dalam sejarah Islam, tanggal ini sangat dimuliakan yakni diantaranya:
- 10 Muharram Bertepatan dengan Puasa Asyurra
- 10 Muharram Lebaran Anak Yatim
- 10 Muharram Peristiwa Bersejarah
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak terlepas dari kekompakan seluruh warga yang bersama-sama menghimpun dana dari berbagai sumber, termasuk para donatur.
“Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan kekompakan seluruh warga, kegiatan santunan ini kembali dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Baban menjelaskan, total dana yang berhasil dihimpun dari RT 01 hingga RT 05, ditambah kontribusi para donatur dan pihak lainnya, mencapai Rp99.750.000.
Dana tersebut selanjutnya disalurkan kepada 63 anak yatim serta 140 janda dan dhuafa yang berada di lingkungan RW 04 Kelurahan Pasir Putih.
Masing-masing anak yatim menerima santunan sebesar Rp1.250.000, sedangkan setiap janda dan dhuafa memperoleh bantuan sebesar Rp150.000.
Ia menegaskan, seluruh dana yang telah dihimpun disalurkan secara utuh kepada para penerima manfaat tanpa adanya potongan sedikit pun. Bagi penerima yang berhalangan hadir, santunan akan diantarkan langsung berdasarkan data yang telah dimiliki panitia.
“Kami menjalankan amanah yang harus disampaikan tepat sasaran. Tidak ada potongan sepeser pun. Kami tidak akan berani mengurangi hak anak yatim. Naudzubillah,” tegasnya.
Baban juga terus mengingatkan seluruh ketua RT dan jajaran pengurus lingkungan agar senantiasa meningkatkan kepedulian sosial, khususnya terhadap anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari lingkungan sekitar.
Selain kegiatan sosial, pihaknya juga berkomitmen membangun lingkungan yang lebih baik melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan kesehatan, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Ia berharap kegiatan santunan yang dilaksanakan dalam momentum 10 Muharram ini membawa keberkahan, mempererat tali silaturahmi, serta menjadi penyemangat bagi seluruh warga untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.
“Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua. Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik demi kemajuan lingkungan, baik di bidang sosial, pembangunan infrastruktur, kesehatan, maupun program-program kemasyarakatan lainnya,” pungkas Baban.


