Yogyakarta, List Berita | Realisasi pendapatan daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun anggaran 2025, berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
Berdasarkan laporan keuangan unaudited, pendapatan daerah tercapai sebesar 100,70 persen, atau senilai Rp4,869 triliun dari target Rp4,835 triliun.
Capaian tersebut turut ditopang oleh, kinerja positif Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp1,839 triliun atau 102,58 persen dari target dalam APBD 2025.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat menyampaikan pidato penghantaran Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD DIY, Selasa (31/03).
Dalam laporannya, Sultan menjelaskan bahwa LKPJ 2025 mencerminkan pelaksanaan rencana pembangunan daerah yang tertuang dalam RKPD dan APBD tahun berjalan.
Tahun 2025 sendiri merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD DIY periode 2022–2027.
“Dokumen LKPJ ini disusun, mengacu pada Permendagri Nomor 19 Tahun 2024, dengan sejumlah penyesuaian sesuai kebijakan daerah,” ujar Sultan.
Dari sisi belanja, Pemda DIY menetapkan total anggaran sebesar Rp5,112 triliun. Namun realisasinya mencapai Rp4,730 triliun atau 92,52 persen.
Angka ini tercatat menurun secara nominal, dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp949,98 miliar.
Dalam aspek kinerja pembangunan, evaluasi dilakukan berbasis performance based budgeting yang terintegrasi dari tingkat visi hingga sasaran perangkat daerah.
Dari total 13 indikator kinerja sasaran yang ditetapkan dalam RPJMD, sebanyak 10 indikator telah mencapai atau melampaui target.
Meski demikian, masih terdapat tiga indikator yang belum memenuhi target, yaitu:
Angka kemiskinan
Kontribusi PDRB kawasan belum maju
Indeks Pembangunan Kebudayaan
Menurut Sultan, ketiga indikator tersebut perlu menjadi perhatian bersama melalui peningkatan kualitas perencanaan serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Sementara itu, kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan, khususnya pada pelayanan dasar, menunjukkan hasil positif.
Seluruh indikator pada sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan, ketertiban umum, hingga sosial berhasil mencapai bahkan melampaui target.
Secara keseluruhan, dari 15 indikator tujuan dan 25 indikator sasaran pembangunan daerah, seluruhnya berhasil direalisasikan sesuai target pada tahun 2025. (Dilansir dari Humas Pemprov Yogyakarta).


