Moskow, List Berita | Rusia menyatakan, kesiapan untuk mempertimbangkan peran sebagai mediator dikutip dari wawancara Sputnik Indonesia, (4/3/2026).
Dalam pernyataannya Ia mengatakan untuk, meredakan eskalasi ketegangan antara negara-negara Teluk Persia dan Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.
Saat menjawab pertanyaan koresponden Sputnik Iran terkait, kemungkinan Moskow turun tangan sebagai penengah konflik.
Zakharova menegaskan bahwa pada prinsipnya Rusia tidak menutup pintu untuk menjalankan misi mediasi apabila ada permintaan resmi dari pihak-pihak terkait.
“Mengenai kemungkinan layanan mediasi Rusia, kami tidak pernah menolak jika ada permintaan yang sesuai,” ujarnya.
Pernyataan ini mempertegas posisi Moskow, yang membuka ruang diplomasi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk dan Timur Tengah.
Langkah tersebut juga dinilai sebagai sinyal, bahwa Rusia ingin memainkan peran strategis dalam menjaga stabilitas kawasan. (**Dilansir Sputnik Indonesia**).


