Longsor di Ungaran Timur: Hujan Deras Banjir Akses Jalan Terputus

Published on

Semarang, List Berita | Bencana tanah longsor dan banjir luapan, debit air akses jalan penghubung terputus.

Longsor tersebut terjadi di wilayah Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Senin (16/2/2026).

Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik dan viral di media sosial.

Berawal dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, sejak Minggu malam hingga dini hari.

Curah hujan tinggi membuat kondisi tanah menjadi labil dan jenuh air. Sejumlah titik mengalami longsor.

Sementara luapan Sungai Kaligung menyebabkan genangan, di beberapa kawasan permukiman warga.

Dampak di Lapangan

Material longsor dilaporkan menutup, sebagian akses jalan lingkungan dan mengganggu mobilitas warga.

BACA JUGA  Kunker Anggota DPR Sampaikan Hal Penting Terkait Lingkungan Hidup

Di beberapa perumahan, air masuk ke rumah-rumah dengan ketinggian bervariasi.

Warga sempat melakukan evakuasi mandiri untuk menyelamatkan, barang-barang berharga.

<

Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material dan gangguan aktivitas cukup signifikan.

Beberapa titik juga dinilai masih rawan longsor susulan apabila, hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Respons Pemerintah Semarang

Tim dari BPBD Kabupaten Semarang bergerak cepat melakukan asesmen, pembersihan material longsor.

Serta membantu warga terdampak. Aparat TNI-Polri dan relawan turut diterjunkan untuk mempercepat penanganan.

BACA JUGA  Vonis Berat PN Sleman: 7 Terdakwa Terhadap Anak Remaja

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, juga turun meninjau lokasi terdampak dan meminta percepatan penanganan darurat.

Pemerintah daerah menargetkan akses jalan yang terdampak, bisa segera difungsikan kembali melalui kerja bakti dan alat berat yang dikerahkan ke lokasi.

Imbauan Waspada Kepada Warga

Masyarakat di wilayah perbukitan dan bantaran sungai, diminta tetap waspada.

Terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Warga juga diimbau segera melapor jika menemukan retakan tanah, atau tanda-tanda pergerakan tanah.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana, terutama di kawasan dengan kontur perbukitan seperti Ungaran Timur.

BACA JUGA  Dampak Cuaca Ekstrem PT Sutrakabel Intimandiri Kena Imbas

 

Latest articles

1000 Pawiyatan, SALAM NUSANTARA: Penghayatan Menuju Roso Orep Sejati

MALANG–PASURUAN, List Berita | Mengejawantahkan Salam Nusantara, dalam pertemuan tiga perjalanan penghayatan kebudayaan. "Yang...

Penadna “Pena Daya dan Data Nusantara”

Jawa Timur, List Berita | Ahli sejarah sekaligus tokoh budaya Guntur Bisowarno pencetus, kalimat...

Kembang Setaman Nusantara: Merajut Memori, Kesaksian Sejarah dan Peradaban

List Berita | Dari Kembang Kanthil, Kenanga hingga Melati. Sebuah Tafsir Simbolik tentang Pena...

ROS: Roso Orep Sejati “Jurnalis Kairos” Parangtritis Yogyakarta

Saresehan ROS “Roso Orep Sejati”: KAIROS, Parangtritis, Batu Karang, dan Jalan “Terima Diri Nitis” Narasumber:...

More like this