Dalam Menghadapi Sektor Keamanan Kemenko Polkam Bahas Ini!

Published on

List Berita, Bekasi – Dalam menghadapi sektor keamanan digital, Kemenko Polkam meningkatkan penguatan TTIS.

Kementerian Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh sektor strategis untuk menghadapi ancaman keamanan digital.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Program Pencegahan Insiden Siber di Avenzel Hotel & Convention, Kota Bekasi, Rabu (13/8).

Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut, Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2023 tentang Strategi Keamanan Siber Nasional.

BACA JUGA  Menjadi Topik Publik Tuntutan Ribuan Massa Kepung Senayan

Sekaligus menanggapi meningkatnya serangan, siber terhadap infrastruktur vital dan data strategis Indonesia.

“Kemenko Polkam berperan sebagai koordinator strategis untuk, memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki kesiapan yang memadai.

Dalam menghadapi ancaman siber,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, Marsda TNI Eko Dono Indarto.

Hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari kementerian/lembaga, TNI, Polri, pemerintah daerah, akademisi, dan sektor swasta.

BACA JUGA  Wisata di Bangli, Banyak Pengunjung Polair Beri Pengamanan

Turut menjadi narasumber perwakilan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Bareskrim Polri, dan Indonesia Cyber Security Forum (ICSF).

<

Tren Ancaman Siber dan Upaya Mitigasi

BSSN melaporkan, peningkatan anomali lalu lintas siber nasional, dengan serangan malware sebagai ancaman dominan.

Selain itu, respons terhadap notifikasi insiden siber dinilai masih rendah.

Sementara itu, Bareskrim Polri memaparkan modus kejahatan siber terbaru, termasuk akses ilegal, manipulasi data, dan serangan Distributed Denial of Service (DDoS).

ICSF menekankan pentingnya kolaborasi multipihak, dan peningkatan literasi digital di sektor nonpemerintah.

BACA JUGA  Kemenko Polkam: Jurnalisme Wajib Memiliki Integritas Platform Digital

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain: 

Percepatan pembentukan TTIS di seluruh instansi strategis, Harmonisasi prosedur operasi standar (SOP).

Serta lintas sektor dan Peningkatan pertukaran informasi, untuk memperkuat kepercayaan antarlembaga.

Kemenko Polkam berharap langkah ini dapat memperkuat ekosistem keamanan siber Indonesia agar lebih tangguh dan adaptif dalam menghadapi tantangan digital. (**Tim Pokja Polkam**).

BACA JUGA  Lembaga Riset AI Inggris, Berbenah Fokus ke Keamanan Nasional

Latest articles

Pernyataan Donald Trump “Hancurkan Iran” Tuai Kecaman dari Senat AS

AS, List Berita | Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mendapat kecaman keras dari...

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, TNI Limpahkan 4 Tersangka

Jakarta, List Berita | Penanganan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie...

Perdagangan Bayi di Bandung: 34 Korban, Jaringan Lintas Negara Terungkap

Bandung, List Berita | Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana, perdagangan bayi lintas negara...

Teknologi AI Teheran Jadi Sasaran Serangan AS-Israel

Teheran, List Berita | Ketegangan geopolitik kembali meningkat, setelah laporan dari media Rusia, Sputnik,...

More like this