MK Wajibkan Pendidikan SD, SMP Gratis Baik Negeri dan Swasta

Published on

Jakarta, listberita.id – Pendidikan menjadi perhatian khusus dari Mahkamah Konstitusi (MK) dimana pendidikan itu perlu peraturan mengikat.

Mahkamah Konstitusi (MK) membuat gebrakan baru, dalam dunia pendidikan Indonesia.

Ketua MK Suhartoyo melalui putusan penting, membacakan pada Selasa (27/5), di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Subianto, Tinggalkan Indonesia Terbang ke Timur Tengah

MK menyatakan bahwa pendidikan dasar di Indonesia termasuk SD, SMP, dan madrasah atau yang sederajat.

Harus diselenggarakan secara gratis, tidak hanya di sekolah negeri, tetapi juga di sekolah swasta.

Putusan ini merupakan hasil uji materi atas Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

BACA JUGA  Diduga Hina Marga Pono Ahmad Dhani Terkena Kode Etik

Yang telah diajukan oleh Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) bersama tiga orang ibu rumah tangga: Fathiyah, Novianisa Rizkika, dan Riris Risma Anjiningrum.

Mereka menuntut keadilan dalam pembiayaan pendidikan dasar, yang selama ini dianggap diskriminatif.

Ketua MK, Suhartoyo, yang membacakan amar putusan Nomor 3/PUU-XXII/2024,

<

BACA JUGA  Perubahan Wanita Hamil akan Alami Siklus Fokus apa itu?

Ia menyampaikan bahwa pemerintah baik pusat maupun daerah, wajib menjamin pelaksanaan wajib belajar pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya.

Termasuk di sekolah yang diselenggarakan, oleh masyarakat, alias swasta.

Menyatakan Pasal 34 Ayat 2 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas bertentangan dengan UUD 1945.

BACA JUGA  Pameran Otomotif Bergengsi Gias 2026 di BSD City

Dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat. Sepanjang tidak dimaknai bahwa, pemerintah dan pemerintah daerah menjamin wajib belajar.

Tanpa pungutan biaya di semua satuan pendidikan dasar,” tegas Suhartoyo, Selasa (27/5/2025).

Menghapus Diskriminasi Lama

Menurut Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih, pasal dalam UU Sisdiknas yang diuji tersebut selama ini hanya diterapkan untuk sekolah negeri.

BACA JUGA  Ribuan Umat Buddha dan Wisatawan Padati Kawasan Borobudur Saat Perayaan Waisak

Akibatnya, anak-anak yang bersekolah di sekolah swasta baik, karena pilihan maupun keterpaksaan.

Akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri tidak, memperoleh hak yang sama atas pendidikan gratis.

MK menilai situasi ini menimbulkan kesenjangan sosial dan ekonomi dalam akses pendidikan dasar.

BACA JUGA  Mahasiswa Demo Kampus UPB Akibat Pecat Kaprodi

Negara dianggap telah lalai memenuhi kewajibannya, untuk menyediakan layanan pendidikan dasar yang setara dan adil bagi seluruh warga negara.

Makna Baru UU Sisdiknas

Dalam amar putusan itu, MK secara eksplisit mengubah makna dari Pasal 34 Ayat 2 menjadi sebagai berikut:

“Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar. Minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya.

BACA JUGA  Kepuasan Masyarakat Pada Pemerintah di Sambut Baik Oleh Menko Polkam

Baik untuk satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh pemerintah, maupun satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh masyarakat.”

Perubahan makna ini bukan sekedar formalitas hukum. Ini adalah pergeseran paradigma besar, yang menempatkan hak atas pendidikan sebagai kewajiban mutlak negara.

Tanpa lagi membedakan latar belakang penyelenggara, pendidikan.

BACA JUGA  Literasi Banyumas, Mengedepankan Pendidikan Bermutu

Respons dan Harapan Masyarakat

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menyebut keputusan MK ini sebagai tonggak sejarah bagi keadilan pendidikan di Indonesia.

“Hari ini adalah hari bersejarah bagi pendidikan Indonesia! MK telah menunjukkan keberanian dan kebijaksanaan.

Dalam menafsirkan konstitusi untuk keadilan pendidikan,” ujar Ubaid.

BACA JUGA  MK Harapkan Pemilu 2029 Terpisah Pileg, Pilkada Dan Sebagainya

Menurut Ubaid, putusan ini menjadi pintu masuk untuk menghapus diskriminasi biaya pendidikan. Yang selama ini membebani jutaan keluarga Indonesia.

Terutama yang terpaksa menyekolahkan anaknya di sekolah swasta, karena sekolah negeri sudah penuh.

Ia juga menegaskan bahwa, putusan ini menjadi pengingat penting bahwa, alokasi 20 persen anggaran pendidikan dari APBN dan APBD.

BACA JUGA  Proses Bikin SIM dengan Mudah dan Hemat Bagaimana Langkahnya!

Harus benar-benar difokuskan pada pembiayaan pendidikan dasar, tanpa pungutan, di semua jenis sekolah.

Langkah Selanjutnya: Sosialisasi dan Pengawasan

JPPI mendesak pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk segera melakukan:

Sosialisasi masif kepada masyarakat, orang tua, dan pihak sekolah tentang implikasi hukum dari putusan MK ini.

BACA JUGA  Pemerintah Kabupaten Bogor, Tingkatkan Dana Bos Melalui Penyuluhan

Optimalisasi anggaran pendidikan, dengan prioritas pada pembiayaan operasional sekolah, tunjangan guru, serta penyediaan sarana dan prasarana pendidikan dasar gratis.

Penghentian praktik pungutan liar, baik di sekolah negeri maupun swasta.

JPPI juga meminta agar pemerintah memberikan sanksi tegas bagi siapa pun yang masih melanggar ketentuan ini.

BACA JUGA  Praktisi Hukum: Siswa Harus Taat Peraturan Sekolah

“Putusan ini bukan akhir, tapi awal dari perjuangan panjang untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal.

Hanya karena tidak mampu membayar biaya pendidikan,” pungkas Ubaid.

Akhir dari Ketimpangan?

Putusan MK ini bisa menjadi landasan revolusioner dalam pembangunan pendidikan nasional.

BACA JUGA  MK Kabulkan Kuasa Hukum Tujuh Kepala Daerah "Judicial Review"

Namun pelaksanaannya akan sangat bergantung pada komitmen politik, pengawasan publik, dan ketegasan pemerintah.

Dalam menegakkan keadilan sosial di dunia pendidikan. Kini, semua mata tertuju pada pemerintah:

Akankah mereka menjalankan amanat konstitusi dan amanah rakyat.

BACA JUGA  Pendidikan Sekolah SD Perlu Dibekali Ilmu Pengetahuan

Untuk menjadikan pendidikan dasar benar-benar milik semua anak bangsa, tanpa kecuali dan tanpa biaya?

(**MOND**).

BACA JUGA  Prestasi MAN 2 Keunggulan Contoh Bagi Dunia Pendidikan

 

Latest articles

BYD Mobil Teknologi Elektrik Bergengsi Melesat Laris di Indonesia

Otomotif, List Berita | BYD menguasai Pasar Mobil Listrik Indonesia, serta menghadirkan teknologi modern...

Pembangunan Jaringan Internet di Menteng Dukung Transformasi Digital 

Jakarta, List Berita | Pembangunan infrastruktur jaringan internet, terus menjadi salah satu prioritas dalam...

Peran SPMI dengan UBPE Antam Pongkor Perkuat Kemitraan

Bogor, List Berita | Hubungan kemitraan, antara Serikat Praktisi Media Indonesia (SPMI) Bogor Raya...

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT

Jakarta, List Berita | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembal, melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT)....

More like this