List Berita | Venezuela kini telah mengirimkan muatan minyak mentah ke Israel.
Pengiriman untuk pertama kalinya sejak sekitar tahun 2020, setelah aktivitas ekspor minyak negara itu dibuka kembali.
Di bawah kendali baru pasca-penahanan Presiden Nicolás Maduro, oleh pasukan Amerika Serikat.
Rangkaia Peristiwa Terjadi
Sebuah kargo minyak mentah dari Venezuela, sedang dalam perjalanan ke Israel.
Minyak mentah tersebut akan menjadi pengiriman pertama, sejak pertengahan tahun 2020.
Minyak mentah itu ditujukan ke Bazan Group Ltd., perusahaan penyuling minyak terbesar di Israel.
Laporan menyebut bahwa pengiriman ini terjadi, setelah ekspor minyak Venezuela “dibuka kembali”.
Menyusul perubahan besar dalam kontrol sektor migas negara itu, setelah penahanan Maduro.Captain The Jewish Edition Al Bawaba.
Latar belakang hubungan Venezuela–Israel
Venezuela sebelumnya tidak berdagang minyak dengan Israel, dalam beberapa tahun terakhir.
Hubungan sempat terputus sejak masa Presiden Hugo Chávez, yang memutus hubungan diplomatik pada 2009.
Ekspor terakhir sebelum ini tercatat pada pertengahan 2020, sekitar 470.000 barel, menurut data dari perusahaan analitik kargo.
Israel secara umum tidak mempublikasikan secara terbuka, sumber minyak mentahnya.
Jadi detail resmi biasanya jarang diumumkan. Israel National News The Jewish Edition Jerusalem Post, pada Rabu, (11/2/2026).
Kondisi Geopolitik Berubah
Perubahan arah ekspor ini mengikuti peristiwa besar di Venezuela, termasuk pengambilalihan kontrol sektor minyak oleh AS.
Setelah penahanan Maduro awal tahun ini, di tengah operasi yang dipimpin Washington.
Di bawah kondisi tersebut, Venezuela tampak mulai mengalihkan aliran minyaknya ke pasar baru.
Termasuk pembeli di India, Spanyol, AS, dan kini Israel serta menjauh dari ketergantungan lama pada China.








