spot_img

Protes Warga Tambakrejo Tolak Keberadaan Resto dan Karoeke

Published on

LIST BERITA, Purworejo – Puluhan warga dari Tambakrejo melakukan aksi protes terhadap bangunan di tepi jalan.

Diduga bangunan tersebut terdapat, rumah resto dan karoeke dan diduga disertai penjualan minuman berakohol.

Warga yang turut melakukan aksi protes merupakan, dari RT 01 dan RT 03 yang di sertai ketua RT dari Tambakrejo, Desa Sidorejo Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah.

BACA JUGA  Bangunan Runtuh Seketika Akibat Tanah Longsor

Terbentangkan dalam aksi tersebut, tertulis dalam bentuk spanduk, dalam tuntutan warga menolak keberadaan bangunan yang berisi karoeke dan penjualan minuman keras.

Keberadaan bangunan Resto dan Karoeke, telah menimbulkan keresahan bagi warga Tambakrejo.

Bangunan tersebut diduga mengandung unsur maksiat, Disinyalir sosmed Ig @purworwjo24 pada (30/4/25).

BACA JUGA  Komisi IV DPRD Kota Bogor Usulkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Dalam orasi aksi protes para warga terbentang spanduk yakni:

Aksi protes itu dilakukan dengan melakukan pemasangan spanduk bertuliskan “Warga Menolak Maksiat Berkedok Resto dan Karaoke” di lokasi bangunan berada.

Selain memasang spanduk, warga secara kompak dan lantang juga menyuarakan pernyataan penolakan secara bersama- sama dengan menyuarakan kalimat:

<

Menurut tokoh masyarakat Tambakrejo, Budianto, warga Kelurahan Tambakrejo sangat keberatan.

BACA JUGA  Kang Dedi Mulyadi Sapa Ribuan Warga Babakan Madang

Dengan adanya maksiat berkedok resto dan karaoke, yang dilaksanakan di bangunan tersebut.

Dijelaskan, bangunan itu dimanfaatkan sebagai resto, dan karaoke sejak sekitar awal puasa Ramadhan lalu.

Selain dinilai mengganggu dan meresahkan warga sekitar, usaha resto dan karaoke di bangunan itu juga disinyalir belum mendapat ijin resmi usaha.

BACA JUGA  Renovasi Pondok Pesantren di Jatim Ambruk Satu Orang Tewas

Belum lama, lanjutnya, warga ada yang mengetahui jika Satpol PP Purworejo telah merazia lokasi itu.

Bahkan dikabarkan Satpol PP berhasil, menyita t 6 krak minuman keras, akan tetapi usaha resto dan karaoke itu tidak tutup.

Warga mengaku belum nengetahui siapa pemilik usaha tersebut, karena selama ini warga merasa belum pernah, mendapat permintaan ijin dari pemilik usaha.

BACA JUGA  Soal Mafia Tanah "Adzan" Caleg DPRD Kab.Bogor Kami Geram

Warga utamanya ibu- ibu disekitar lokasi menjadi resah dan khawatir, karena banyak wanita- wanita cantik.

Mereka diduga sebagai pemandu karaoke keluar masuk, dalam bangunan itu, bahkan musiknya pun terdengar hingga di rumah warga dan dinilai cukup mengganggu.

Lurah Tambakrejo, Sigit Riyanto, saat dikonfirmasi dikantornya, juga mengaku bila pemilik usaha resto dan karaoke dibangunan itu belum mengajukan ijin ke kelurahan.

BACA JUGA  Beredar Video Porno, di Kotawaringin Kini Berurusan Polisi

Terkait keberadaan usaha resto dan karaoke, Sigit pernah mendapatkan laporan dari warga bahkan sudah ditindaklanjuti dengan meneruskan lappran ke pihak kecamatan.

Dilain terpisah camat Purworejo, Bagas Adi Karyanto membenarkan, adanya aksi penolakan.

Ketika itu pernah dilakukan oleh warga sekitar lokasi, dan telah dilaporkan kepihak kecamatan.

BACA JUGA  Maraknya Ilegal Logging Polda Kalbar Sita Kayu Ulin

Lokasi bangunan berada di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. (Dilansir dari Purworejo24).

BACA JUGA  Wartawan Jual Pena: Jurnalisme Jadi Alat Pemerasan

 

Latest articles

Banjir Lumpuhkan Kota Jakarta

List Berita - Akibat di guyur hujan berkepanjangan seluruh wilayah DKI Jakarta banjir, Pada...

Luka Tak Berdarah: Single Paling Gelap Sigit Wardana Tentang Kehilangan yang Tak Terlihat

ListBerita | Sigit Wardana kembali merilis karya solo. Single terbaru berjudul “Luka Tak Berdarah”...

Rocker Kasarunk Rilis “Aku Sedang Tak Percaya Diri”, Cerita Ragu Saat Usia Bertambah

ListBerita | Rocker Kasarunk merilis single baru berjudul “Aku Sedang Tak Percaya Diri” pada...

Patrick Lesmana Kembali dengan “Yabai”, Single Eksperimental Usai Hiatus Setahun

ListBerita | Patrick Lesmana merilis single kedua berjudul “Yabai” setelah vakum selama satu tahun....

More like this