Pernyataan Amien Rais Diduga Sesat Beredar di Medsos Singgung Prabowo

Published on

List Berita | Cuplikan rekaman video beredar, atas pernyataan Amien Rais terkait menyinggung Presiden Prabowo Subianto, di laman media sosial tersebar dipermukaan publik.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti, maraknya penyebaran fitnah serta disinformasi di ruang digital yang menyasar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa fenomena tersebut menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjaga kualitas informasi publik.

Menurut Meutya, penyebaran informasi yang tidak benar berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara. Disampaikan Pada Jumat, (1/5/2026).

Ia menyebutkan bahwa berbagai narasi yang beredar tidak hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Pemerintah, lanjutnya, tidak akan tinggal diam terhadap praktik penyebaran hoaks yang semakin masif di berbagai platform digital.

Langkah-langkah strategis terus dilakukan untuk memperkuat, literasi digital masyarakat agar mampu memilah informasi secara bijak.

BACA JUGA  Kasad: Jaga Kehormatan TNI AD Demi Bangsa dan Negara

Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk platform media sosial, untuk menekan laju penyebaran konten negatif.

Di sisi lain, pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, yang membantah adanya narasi fitnah tersebut turut menjadi sorotan publik.

Amien Rais menyampaikan pandangannya bahwa isu yang berkembang perlu dilihat, secara kritis dan tidak serta-merta dianggap sebagai disinformasi.

Perbedaan pandangan ini mencerminkan dinamika, demokrasi yang berlangsung di Indonesia saat ini.

<

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa setiap informasi yang beredar harus dapat dipertanggungjawabkan secara fakta.

Meutya kembali mengingatkan pentingnya peran masyarakat, dalam menjaga ruang digital, agar tetap sehat dan konstruktif.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

BACA JUGA  Ketua Komisi III DPR, Kasus Hogi Minaya Tidak Mencerminkan Keadilan

Pemerintah juga mendorong penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti menyebarkan hoaks secara sengaja.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap ekosistem digital Indonesia dapat menjadi ruang yang lebih aman, faktual, dan bertanggung jawab bagi seluruh masyarakat. (Dilansir Sputnik).

Latest articles

Guntur Bisowarno Tokoh Budayawan dan Ahli Sejarah Peradaban Nusantara

List Berita | Seorang budayawan maupun ahli sejarah Guntur Bisowarno, dan juga penggerak Bamboo...

Buka Kawasan Hutan Tak Berizin Jadi Polemik

Pesisir Selatan, List Berita | Dugaan perambahan kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi (HPK)...

Dari Bromo Tengger Semeru Menuju Peradaban Nusantara

PASURUAN, List Berita | Dari lereng Bromo Tengger Semeru, sebuah gagasan tentang masa depan...

Warisan Budaya Nusantara Kode Semesta dari Batik Tulis Singosari

Jawa Timur, List Berita | Rilisan Budaya Nusantara Batik bukan sekadar kain. Di dalam...

More like this