Miris Kondisi Jalan dan Lingkungan Perumahan Alam Asri Tapan Kumuh

Published on

Sumbar – Miris kondisi jalan dan lingkungan, janji manis Developer Properti Alam Asri Tapan pupus, Bank BTN cabang Sumatera Barat intimidasi debitur, (20/12/2024).

Kondisi jalan dan lingkungan terkadang tidak sesuai dengan nama, seperti halnya di Perumahan Alam Asri Tapan

Jika debitur merasa keberatan silahkan lapor ke Menteri Perumahan dan, silakan gugat di pengadilan katanya petugas BTN Sumbar , Kamis (19/12/2024).

BACA JUGA  Pembangunan Rekonstruksi Jalan Cinangneng-Tenjolaya PUPR Perlu Dievaluasi

Warga Perumahan Alam Asri Tapan, mengeluh dengan kondisi jalan dan lingkungan perumahan semak belukar, tidak terealisasikan serana Prasena pasilitas umum seperti rumah ibadah, dan tempat olahraga.

Lokasi perumahan ini berada di kampung air batu, kenagarian (Desa) Ampang tulak Tapan, kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, kabupaten Pesisir Selatan, provinsi Sumatera Barat.

Dikatakan oleh debitur ada kejanggalan dari surat penyerahan bidang fisik tanah, di kala proyek ini mulai membangun rumah di kompleks Alam Asri Tapan..

BACA JUGA  Proyek Pemasangan Bronjong, Diduga Asal Jadi

Surat tersebut haya di ketahui  oleh oknum mantan wali nagari, Ampang Tulak Tapan pada tanggal 28 februari 2013.

Warga yang berdomisili di Perumahan ini merasakan di rugikan karena, jalan tidak kunjung di perbaiki  dan tidak ada rumah tepat ibadah Mushollah.

Hingga di area komplek semak belukar begitu juga dengan limbah, rumah tangga tergenang di jalan.

<

BACA JUGA  Pariwisata Yogyakarta Jadi Sorotan Bamboo Spirit Nusantara, Destinasi Perlu Diperkuat

Oleh sebab itu warga terpaksa secara sukarela bergotong royong, membersihkan dan membangun rumah ibadah.

Dikatakan oleh beberapa orang debitur, mereka merasakan terjebak karena dikala akad kredit begitu banyak menandatangani surat persyaratan akad kredit .

Sehingga tidak sempat di baca semua persyaratan yang tertera dalam surat, tersebut dan mereka berkata.

BACA JUGA  Jalan Nasional di Bogor Amblas, Ganggu Lalu Lintas 

“Kenapa pejabat Bank BTN penerbit kredit/ pembiayaan di waktu akad kredit, tidak menandatangani surat pernyataan verifikasi, seakan-akan licik terhadap debitur sediri” Ujarnya.

Didalam surat pernyataan verifikasi nomor 4 dinyatakan pemberian KPR BTN sejahtera,  FLPP di maksud telah melalui prosedur sebagai berikut.

a. Pemeriksaan  Kelengkapan Data Administrasi.

b. Wawancara Dengan Pemohon.

C. Pemeriksaan Fisik Bangunan Rumah.

BACA JUGA  Pemenangan Cagub Cawagub Jabar Pendukung Kian Bertambah

 Lanjut jika pihak dari bank BTN sebelum akad kredit memeriksa bangunan, rumah. Kenapa di antara kami,..sudah sekian lama membayar angsuran rumah.

Namun belum juga menerima kunci rumah  dan lantai, bangunan. Rumah banyak yang rusak, begitu juga dengan pintu rumah sama halnya.

Persoalan ini sudah sering di sampaikan ke Developer, dan bank BTN” tambahnya. Ironisnya di saat kondisi lokasi Perumahan jauh dari kata layak huni.

BACA JUGA  Banyumas Gelar Kejurkab Atlet Disabilitas Maret 2024

Rumah itu tidak sesuai dengan yang di janjikan, dari Developer di saat promosi ” Rumah bersubsidi layak huni.

Pihak dari bank BTN berkata kasar kepada debitur disaat, menagih cicilan angsuran kredit rumah melalui via whatsapp,

“silakan lapor kementerian Perumahan jika debitur merasakan keberatan, dan silakan gugat ke Pengadilan Negeri.

BACA JUGA  Pendaftaran Siswa Sistem SPMB Menjadi Polemik

Kami hanya menjalankan tugas, jika angsuran rumah tidak dibayar .rumah akan kami Sita” Kata petugas Bank BTN Sumbar.

Atas peristiwa ini warga Perumahan Alam Asri berharap kepada Menteri Perumahan Rakyat Indonesia Maruarar Sirait.

Agar bisa mentertibkan dan bertindak tegas, kepada pihak Developer pemilik Perumahan Alam Asri Tapan.

BACA JUGA  Pengedar Sabu, Berhasil Diamankan Polsek BAB Tapan

Agar apa yang dijanjikan di waktu akad kredit segera di penuhi, jika tidak tolong cabut izin HGU nya.

Di tempat terpisah di konfirmasi kepala penagihan keridit bank BTN, Cabang padang  Eko melalui via WhatsApp 08239123588X dia menjawab.

“Saya hanya menjalankan tugas jika tiga bulan, debitur tidak membayar angsuran kredit kami, akan pasang stiker bahwa rumah itu akan kami Sita.

BACA JUGA  Jalan Rusak Desa Sukamaju Telah Diperbaiki Namun Ada Catatan!

Karena di waktu akad kredit debitur sudah menandatangani surat, perjanjian yang sudah di sepakati ” Ujarnya.

Lanjut wartawan Redaksi satu id. Meminta kepala bank BTN Cabang padang dan, Developer untuk di wawancara, di lokasi Perumahan Alam Asri Tapan jumat (20/12/2024), sampai berita ini diterbitkan tidak menjawab. (Eri Chan).

BACA JUGA  Menteri PKP Panggil Bos Lippo Group Bersama Konsumen Miekarta

Latest articles

Siapakah Pemilik Candi Borobudur Sebenarnya? Jawabnya ada di Negara!

Magelang, List Berita | Mencintai tak harus memiliki, pertanyaan tentang Candi Borobudur seakan tidak...

Omah Budaya Kahangnan Jembatan Perwujudan Program GKR Bendoro

YOGYAKARTA, List Berita | Puncak perjalanan Bamboo Spirit Nusantara (BSN) yang dipimpin Ki Guntur...

Titik Nol “Brantas” Artinya Apa?

Titik Nol "Brantas" Penulis: Jurnalis Kairos-Kairozo Pasuruan, List Berita | Ada yang menarik dari pembacaan,...

Papat Limo Pancer Arti Makna Kehidupan Manusia

Jawa Timur, List Berita | Ketua Yayasan Raket Prasaja Sutrimo Rekso Budaya menjelaskan, pemaknaan...

More like this