Jakarta, Listberita.id – Drama korupsi di tubuh Kemendikbudristek makin seru saja. Setelah Kejaksaan Agung resmi menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim sebagai tersangka kasus pengadaan chromebook, kini giliran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang angkat bicara: “Tenang, kasus Google Cloud tetap jalan!”
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan lembaganya tidak akan melempem apalagi lempar bola ke Kejagung. Menurutnya, perkara yang ditangani KPK berbeda jalur. “Yang di kami soal pengadaan Google Cloud. Jadi ya tetap lanjut, nggak ada cerita dilimpahkan,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).

Budi juga menegaskan, publik harus sabar menunggu kelanjutannya. Detail kasusnya belum bisa dibocorkan karena masih di tahap penyelidikan. Alias, KPK lagi asyik ngulik bukti-bukti dulu.
Sementara itu, Kejagung sudah lebih dulu tancap gas. Nadiem ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Kejari Jaksel. Bayangkan, dari kursi menteri pendidikan kini pindah ke kursi besi jeruji.
Direktur Penyidikan Jampidsus, Nurcahyo Jungkung, mengungkapkan penetapan tersangka ini bukan asal tunjuk. Sebanyak 120 saksi plus empat ahli sudah dipanggil. Setelah gelar perkara, barulah nama Nadiem nongol sebagai tersangka utama.
Buat yang lupa, kasus ini bermula dari proyek jor-joran senilai Rp 9,3 triliun buat belanja 1,2 juta unit chromebook pada 2020–2022. Targetnya mulia: sekolah-sekolah di wilayah 3T biar melek digital. Tapi apa daya, niatnya terbang, eksekusinya nyungsep.
Masalahnya simpel tapi fatal: Chrome OS itu butuh internet kencang, sementara di banyak daerah 3T jangankan 4G, sinyal SMS aja masih putus nyambung. Akhirnya proyek yang mestinya bikin pinter malah dituding bikin negara tekor.
Sekarang, publik tinggal tunggu babak lanjutannya: apakah Nadiem bakal bisa ngeyel di persidangan, atau justru drama ini bakal jadi ending pahit buat eks bos Gojek itu. Stay tuned!







