Iran Memiliki Keunggulan Jika Perang Melawan AS-Israel Ini Jawabannya !

Published on

List Berita | Penasihat di lingkungan Kementerian Pertahanan Pakistan menilai, Iran memiliki potensi keunggulan jika konflik terbuka terjadi dengan Amerika Serikat dan Israel.

Analis Pertahanan Pakistan, Maria Sultan, mengatakan konflik tersebut kemungkinan akan berubah menjadi perang kelelahan (war of attrition).

Yakni, perang jangka panjang yang menguras sumber daya militer kedua pihak. Dalam wawancara dengan media Rusia Sputnik pada Jumat (6/3/2026), Sultan menjelaskan bahwa;

Aset militer Amerika Serikat relatif mudah diidentifikasi dan bernilai sangat mahal, bahkan ketika hanya digunakan untuk sistem pertahanan.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi kelemahan strategis dalam konflik berkepanjangan.

Karena biaya operasional dan pemeliharaan, sistem militer canggih milik Washington sangat tinggi.

BACA JUGA  Iran Kirim Surat ke PBB, Soroti Serangan AS-Israel ke Fasilitas Nuklir

Meski demikian, Sultan juga menyoroti bahwa keberhasilan operasi Israel dan Amerika Serikat yang mampu menargetkan sejumlah pejabat tinggi di Iran.

Menunjukkan kemungkinan adanya celah dalam, sistem intelijen dan keamanan Teheran.

Ia menilai faktor intelijen akan menjadi penentu penting, dalam dinamika konflik di kawasan Timur Tengah jika eskalasi militer benar-benar terjadi. (**Dilansir Sputnik Indonesia**).

Latest articles

Pernyataan Donald Trump “Hancurkan Iran” Tuai Kecaman dari Senat AS

AS, List Berita | Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mendapat kecaman keras dari...

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, TNI Limpahkan 4 Tersangka

Jakarta, List Berita | Penanganan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie...

Perdagangan Bayi di Bandung: 34 Korban, Jaringan Lintas Negara Terungkap

Bandung, List Berita | Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana, perdagangan bayi lintas negara...

Teknologi AI Teheran Jadi Sasaran Serangan AS-Israel

Teheran, List Berita | Ketegangan geopolitik kembali meningkat, setelah laporan dari media Rusia, Sputnik,...

More like this