Teheran, List Berita | Korps Garda Revolusi Islam Iran, atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan bahwa gelombang serangan ke-55.
Dalam Operasi “True Promise IV” telah selesai dilaksanakan pada 16 Maret. Informasi tersebut dilaporkan oleh media internasional Sputnik yang mengutip pernyataan resmi militer Iran. Pada Senin, (16/3/2026).
Menurut IRGC, serangan tersebut menargetkan sejumlah fasilitas yang disebut berkaitan dengan kepentingan militer Israel dan Amerika Serikat.
Beberapa target yang diklaim terkena serangan antara lain; berada di wilayah Tel Aviv, termasuk kawasan sekitar Ben Gurion Airport.
Selain itu, IRGC menyebut fasilitas produksi senjata kedirgantaraan juga menjadi sasaran, termasuk fasilitas milik Israel Aerospace Industries (IAI).
Infrastruktur yang mendukung operasi militer seperti sistem, pengisian bahan bakar pesawat di udara juga dilaporkan menjadi target.
Senjata yang Digunakan
Dalam operasi tersebut, IRGC menyatakan menggunakan sejumlah sistem persenjataan, di antaranya:
Rudal hipersonik super berat Fattah
Rudal balistik Emad
Rudal balistik Ghadr
Drone serang
Selain menyasar target di Israel, IRGC juga melaporkan serangan diarahkan ke fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Beberapa lokasi yang disebut, antara lain Naval Support Activity Bahrain dan Sheikh Isa Air Base di Bahrain.
Serangan tersebut diklaim sebagai bagian dari operasi militer berkelanjutan Iran.
Terhadap target yang dianggap terkait dengan kepentingan militer, Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir terus meningkat.
Memicu kekhawatiran komunitas internasional mengenai potensi, meluasnya konflik di kawasan tersebut. (Dilaporkan oleh Sputnik).


