Dugaan Hutan Lindung di Kuasai Mafia Tanah, Bustami Pasry Menjawab!

Published on

Pesisir Selatan, listberita.id – Pagi yang cerah, kita menikmati alam Hutan Lindung di Ujung Tanjung dan Teluk Pulai Kabupaten Pesisir Selatan.

Terdapat hutan lindung itu subur, yang dihiasi beragam kekayaan alam berlimpah dari sang pencipta.

Namun sebagai manusia berkaitan alam itu kita turut, menjaga dan melestarikannya dari anugerah sang ilahi.

BACA JUGA  Seorang Pelaku Diringkus Polisi Gegara Membawa Obat Terlarang

Peran Pemerintah Daerah maupun Provinsi berkewajiban, menata ulang aset kekayaan alam. ”Agar senantiasa tidak terjadi peristiwa malapetaka.

Ketika hal itu dilanggar maka akan terjadi erosi dan dampaknya, akan mengalami pergesekan permukaan bumi.

Keserakahan Membuat Gelap Mata

Sebaliknya hutan lindung suasana tidak seceria alam lestari, hutan lindung untuk penyangga pantai telah dibabat habis, oleh para pelaku mafia tanah.

BACA JUGA  Sumber Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Bersama

Hutan lindung terletak dikawasan Ujung tanjung dan Teluk Pulai  di bagian selatan kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Bahkan para mafia tanah, memainkan skenarionya dan bisa diperjualbelikan oleh mereka kepada para pemodal.

<

Keserakahan dan ketamakan pada tanah hal yang biasa bagi mereka, tanpa harus memikirkan kebelakang dampak buruk lingkungan.

BACA JUGA  Apakah Alam Semesta Berkaitan Dengan Kehidupan Manusia

Yang rusak yaitu abrasi pantai atau pengikisan pantai oleh air laut. Bukan hanya itu juga,.. Ini akan berdampak kepada kelestarian hutan, hilangnya flora dan fauna langka” yang mendiami kawasan ini.

Bustami Pasry salah satu tokoh masyarakat Pesisir Selatan, dan juga merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan.

Ia menyinggung kepada Aparat Penegak Hukum (APH) ia meminta agar kepolisian cepat bertindak” dalam ucapannya pada media, Rabu 28 mei 2025.

BACA JUGA  Istri Anggota TNI Selingkuh Dengan Oknum Polisi di Grebek

Menurut nya, kawasan ini juga merupakan warisan leluhur yang harus tetap dijaga kelestarian, keasriannya dan disana juga didiami seperti:

Kerbau Jalang (Kerbau liar gaib),Harimau,Rusa, Lebah Madu, Rotan, Pohon Nibung di sepanjang pantai sudah punah.

Beberapa jenis burung dan juga banyak di jumpai di lokasi ini. Ujar mantan anggota DPRD dari PPP 1999-2004.

BACA JUGA  Jalan Penghubung Kini Menjadi Rawa Siapa Yang Salah

Dampak dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, di mana hutan lindung ini~’dulunya begitu asri dan sekarang sudah punah.

”Jika di musim kemarau sering terjadi kebakaran hutan, dan lahan ( karhutla) berdampak segnifikan.

Serta berdampak terhadap lingkungan hidup dan masyarakat luas.

BACA JUGA  Penebangan Ilegal Hutan Lindung, Sumitro Dkk Berulah

Kemudian akan terjadi nya pengikisan pantai oleh air laut, “abrasi pantai”.

Lokasi pantai yang indah ini mulai dari Nagari Muara Sakai, Pancung Soal sampai ke perbatasan Provinsi Bengkulu.

Kecamatan Silaut di tepi pantai ini juga lokasinya, ada beragam batu permata yang indah-indah.

BACA JUGA  Wali Nagari Doni Putra Menyatakan Klarifikasi tentang THR

Kini nilai-nilai potensi ekonomi lokal punah oleh para mafia/cokong yang pengexploitasi kawasan ini.

Dibagian daratan di sepanjang kawasan hutan lindung ini, juga sudah banyak di tanami kelapa sawit.

Lanjut Bustami Pasry mengatakan ” APH di minta bertindak tegas..berikan sanksi hukum yang seberat beratnya kepada cukong / mafia tanah ini.

BACA JUGA  Pelayanan RSUD Pratama Tapan, Diduga Abaikan Pasien Kritis

”Karena mereka memperjual belikan tanah warisan leluhur ini, kepada para pemodal yang tamak dan rakus.

Atas tanah tanpa memikirkan negeri ini. Tapi hanya memikirkan diri pribadi semata” Tegasnya.

Bustami Pasry ketua umum Masyarakat Peduli Bumi Renah Indojati, dan mantan anggota DPRD Pessel pada saat Reformasi, pungkasnya. (**Eri chan**).

BACA JUGA  DPR dan Menteri Hukum Bahas Wacana Stop Denda Damai

Latest articles

DPRD Kota Bogor, Luncurkan Program Braille

Bogor, List Berita | DPRD Kota Bogor menerbitkan inovasi pengalihan Peraturan Daerah (Perda) ke...

Lovalia Rilis “Cukup”, Lagu Tentang Berdamai dengan Masa Lalu

ListBerita | Lovalia kembali merilis karya terbaru melalui single berjudul “Cukup” pada Februari 2026....

Viral di Media Sosial Berani Sumpah di Atas Alquran Eh Tertangkap

List Berita | Perbincangan publik kembali menghangat, setelah beredarnya sejumlah unggahan di media sosial...

Safari Bazaar #18 Makin Diminati, Tenant Membludak dan Pengunjung Terus Bertambah

ListBerita | Safari Bazaar kembali digelar pada putaran ke-18 dengan cakupan lokasi yang lebih...

More like this