Anggota Komisi IX DPR RI: Desak BPJS Perluas Perlindungan Pekerja

Published on

Jakarta, List Berita | Anggota Komisi IX DPR RI Achmad Ruchyat menegaskan pentingnya, perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Khususnya bagi pekerja sektor informal dan Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang dinilai masih minim perlindungan meski berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Dalam Rapat Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (4/2/2026),

Ruchyat menyoroti devisa PMI yang mencapai Rp253,3 triliun pada 2024, namun belum diimbangi proteksi sosial yang memadai.

Ia menekankan agar BPJS Ketenagakerjaan tidak terjebak stigma sebagai “asuransi pekerja kantoran” dan hadir nyata bagi pekerja migran.

Selain itu, Ruchyat mengingatkan bahwa sekitar 60 persen tenaga kerja Indonesia berada di sektor informal, namun masih terdapat persepsi kuat bahwa BPJS Ketenagakerjaan hanya untuk pekerja formal.

Ia pun mempertanyakan, strategi pengawasan Dewan Pengawas dalam mendorong peningkatan kesadaran dan kepesertaan pekerja informal.

BACA JUGA  BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan

Menutup pernyataannya, Ruchyat berharap BPJS Ketenagakerjaan dikelola secara lebih proaktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Agar setiap kontribusi pekerja-baik di dalam maupun luar negeri-dibalas dengan, perlindungan sosial yang optimal.

Latest articles

DPRD Kota Bogor Perkuat Daerah dalam Pembekalan di Magelang

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) kegiatan...

Terdakwa Kasus Chromebook Mengaku di Intimidasi, Kapuspenkum Jawab Begini!

Jakarta, List Berita | Kejaksaan Agung (Kejagung) menanggapi pernyataan, terdakwa kasus dugaan korupsi Chromebook. Terkait...

Gugat Rebel Wilson, Aktris Charlotte MacInnes Jadi Perbincangan Publik

Hollywood, List Berita | Seorang aktris muda tengah naik daun, Charlotte MacInnes, mengajukan gugatan...

KPK Usulkan Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Jakarta, List Berita | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan, adanya pembatasan masa jabatan ketua...

More like this