Heri Batara Kembali dengan Energi Baru
ListBerita | Nama Heri Batara kembali muncul di tengah industri musik rock nasional. Mantan vokalis band cadas Edane itu resmi merilis single terbaru berjudul We Are Not Fall In setelah cukup lama vakum dari proses kreatif.
Single ini menjadi titik balik perjalanan Heri Batara sebagai penyanyi dan penulis lagu. Ia mengaku keputusan kembali berkarya muncul setelah mendapat dorongan dari banyak teman dekat yang ingin dirinya aktif lagi di dunia musik.
“Ya gw memang lama gak muncul alias istirahat dari proses kreatif sebagai penyanyi dan penulis lagu, nah alasan gw mau balik lagi itu karena banyaknya masukan dari beberapa teman yang mendorong gw untuk berkarya dan bikin lagu lagi. Selain itu gw juga punya pertimbangan kalau gw itu berasa masih bisa,” ujar Heri Batara.
“We Are Not Fall In” Bicara Soal Keraguan dan Bangkit Lagi
Lagu Tentang Tidak Terjebak Kesalahan yang Sama
Lewat We Are Not Fall In, Heri Batara mencoba menyampaikan pesan tentang keberanian keluar dari situasi yang dianggap tidak sehat. Lagu ini berbicara mengenai banyaknya janji dan omongan di berbagai sektor yang memunculkan keraguan.
Menurut Heri, lagu tersebut lahir dari pertanyaan yang sering muncul di kepala banyak orang. Apakah semua yang dijanjikan benar? Apakah kita akan kembali jatuh ke lubang yang sama?
“Lagu ini bercerita tentenag banyak nya omon omon di multi sektor yang bikin kita bertanya, ‘bener gak sih yang di omongin atau di janjikan? Bakalan kejeblos lagi nggak kita? Salah pilih jalan yang itu lagi Gak?’,” kata Heri Batara yang akrab disapa Ucok.
Tetap Rock, Tetap Garang
Heri Batara Tidak Mengejar Label Genre
Walau industri musik terus berubah, Heri Batara memilih tetap berjalan di jalur musik keras yang selama ini melekat pada dirinya. Karakter vokal dan energi agresif yang dulu dikenal saat memperkuat album “Jabrik” dan “Borneo” masih terasa di lagu terbaru ini.
Namun bagi Heri, genre bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan terlalu jauh. Ia lebih memilih fokus membuat musik yang benar-benar dipahami dan bisa dimainkan dengan jujur.
“Kalo soal genre saya agak nggak peduli karena memang saya nggak tahu banyak nama – nama genre setelah hard rock, heavy metal, thrash metal, inti nya bikin aja, mainin yang kita bisa dan ngerti, bukan Cuma ikut – ikut-an,” jelasnya.
Proyek Solo dengan Napas Sebuah Band
Lintas Generasi dalam Satu Visi Musik
Walau menggunakan nama pribadinya sebagai identitas proyek, Heri menegaskan bahwa semua proses kreatif dijalankan secara kolektif seperti sebuah band.
Untuk penggarapan single ini, Heri melibatkan sejumlah musisi seperti Mev di bagian aransemen, William Agathan pada gitar, serta Kemalfasya di posisi drum. Sementara Indra mengisi bass di balik layar.
Menurut Heri, proses kreatif sempat memakan waktu karena mereka harus menyatukan perspektif musik lintas generasi.
“Proses ini agak makan waktu karena menyamakan visi lintas Gen x dan Gen z,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar solo karier biasa.
“Kita ini Band, Team Whatever di bilang nya. Pakai nama Heri Batara agar mempermudah,” terang Heri Batara.
Tidak Terbebani Masa Lalu di Edane
Pengalaman Lama Jadi Bahan Bakar Berkarya
Sebagai mantan personel sekaligus eks manajer Edane, Heri Batara mengaku tidak merasa terbebani oleh masa lalunya. Ia justru menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk menghasilkan karya yang lebih baik.
“Kalo soal beban dalam arti negatif rasa nya nggak ada, yang ada malah jadi pemacu buat mencapai target yang di mau in,” kata Heri.
Baginya, pernah berada di band besar menjadi pengalaman penting untuk membangun standar kualitas dalam proyek yang sekarang dijalankan sendiri.
Siapkan Banyak Lagu Baru
Heri Batara Disebut Masih Sangat Dinantikan Penggemar

Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik menyebut kehadiran Heri Batara masih sangat dinantikan penggemar musik rock dan metal Indonesia.
Menurutnya, proyek terbaru ini bukan hanya comeback biasa, tetapi awal dari rangkaian karya baru yang sudah disiapkan.
“Materi lagu Heri Batara sudah ada beberapa yang siap dan ada banyak lagi yang sedang memasuki proses rekaman,” ujar Fransiscus Eko.
Ia juga memastikan Heri Batara dan tim akan merilis sejumlah karya baru sepanjang tahun ini.
Sudah Tersedia di Platform Digital
Single We Are Not Fall In produksi Rock On Music dan Cadaazz Pustaka Musik kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital.
Sambil menunggu video musik resmi diproduksi, penggemar musik rock Indonesia sudah bisa menikmati video lirik lagu tersebut melalui kanal YouTube resmi Cadaazz Pustaka Musik.


