Opini : Mengenal Berbagai Telur Ayam dan Khasiatnya di Rangkum: Saidi Hartono.
List Berita | Telur ayam menjadi salah satu sumber protein hewani, yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.
Selain mudah ditemukan, telur juga dikenal memiliki kandungan gizi tinggi yang baik untuk kesehatan tubuh.
Namun di tengah masyarakat, masih banyak perdebatan mengenai perbedaan telur ayam berwarna coklat dan putih.
Sebagian masyarakat meyakini telur ayam coklat memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi dibanding telur ayam putih.
Ada pula yang beranggapan telur putih lebih sehat karena terlihat lebih bersih dan alami. Lantas, bagaimana sebenarnya penjelasan ilmiahnya?
Secara umum, perbedaan warna kulit telur dipengaruhi oleh, jenis atau ras ayam yang menghasilkan telur tersebut.
Ayam dengan bulu dan cuping telinga berwarna merah biasanya menghasilkan telur coklat, sedangkan ayam berbulu putih cenderung menghasilkan telur bercangkang putih.
Para ahli gizi menjelaskan bahwa warna kulit telur tidak menentukan kualitas, kandungan nutrisi di dalamnya.
Baik telur coklat maupun putih sama-sama memiliki protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat yang hampir setara.
Meski demikian, beberapa penelitian menunjukkan adanya sedikit perbedaan kandungan tertentu yang dipengaruhi oleh pola pakan ayam, lingkungan peternakan, hingga metode pemeliharaan. Faktor inilah yang membuat sebagian telur memiliki kualitas, lebih baik dibanding lainnya.
Telur ayam coklat umumnya berasal dari ayam berukuran lebih besar, sehingga membutuhkan konsumsi pakan lebih banyak.
Hal ini membuat harga telur coklat di pasaran biasanya, lebih mahal dibanding telur putih. Selain itu, telur coklat sering dianggap memiliki rasa lebih gurih.
Namun para peneliti menilai perbedaan rasa tersebut lebih dipengaruhi oleh, kualitas pakan dan kesegaran telur, bukan warna kulitnya.
Dari sisi kandungan gizi, telur ayam coklat dikenal memiliki kadar omega-3 lebih tinggi apabila ayam diberi pakan khusus kaya nutrisi. Kandungan ini baik untuk menjaga, kesehatan jantung dan perkembangan otak.
Sementara itu, telur ayam putih memiliki kandungan protein yang tetap tinggi dan sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Telur putih juga banyak dipilih oleh, masyarakat karena harganya lebih ekonomis dan mudah diperoleh.
Dokter dan ahli kesehatan menegaskan, bahwa manfaat utama telur tetap berasal dari kandungan proteinnya yang lengkap.
Telur membantu pembentukan otot, menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung pertumbuhan anak.
Selain protein, telur juga kaya vitamin D, vitamin B12, selenium, zat besi, dan kolin yang penting untuk fungsi otak.
Kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin, dalam telur juga bermanfaat menjaga kesehatan mata.
Masyarakat diimbau tidak terlalu terpaku pada warna telur, dalam menentukan pilihan konsumsi.
Yang paling penting adalah memastikan telur dalam kondisi segar, bersih, dan berasal dari peternakan yang sehat.
Cara pengolahan telur juga sangat menentukan manfaat kesehatannya. Telur yang direbus dinilai lebih sehat, dibanding digoreng berlebihan karena kandungan gizinya tetap terjaga dan rendah minyak.
Para ahli juga menyarankan konsumsi telur secara seimbang, sesuai kebutuhan tubuh. Bagi orang sehat, konsumsi satu hingga dua butir telur per hari umumnya masih aman dan baik untuk memenuhi kebutuhan protein.
Dengan demikian, baik telur ayam coklat maupun putih sama-sama memiliki manfaat kesehatan yang baik.
Perbedaan utama lebih terletak pada jenis ayam, pola pakan, dan metode pemeliharaan, bukan semata-mata warna kulit telurnya.


