Ahmad Sahroni Beberkan Pemerasan Atas Nama KPK

Published on

Jakarta, List Berita | Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengungkap dugaan upaya pemerasan.

Mereka, yang mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaku disebut mengaku, sebagai pejabat internal lembaga antirasuah dengan jabatan strategis.

Peristiwa ini bermula ketika seorang perempuan, mendatangi Kompleks DPR RI dan meminta bertemu langsung dengan Sahroni.

Tanpa menaruh curiga, pertemuan tersebut akhirnya berlangsung. Dalam pertemuan itu, perempuan tersebut mengaku sebagai utusan dari pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia bahkan menyebut dirinya memiliki posisi sebagai Kepala Biro (Kabiro) Penindakan, sebuah jabatan yang cukup krusial di lembaga tersebut.

Tak hanya itu, pelaku juga menyampaikan maksud kedatangannya, yakni meminta sejumlah uang kepada Sahroni. Nilai yang diminta tidak sedikit, mencapai Rp300 juta.

BACA JUGA  Diduga Membeli dari Uang Korupsi, KPK Sita 5 Mobil

Permintaan tersebut disebut sebagai bagian dari “kepentingan tertentu” yang dikaitkan dengan institusi KPK.

Namun, Sahroni yang dikenal vokal dalam isu hukum dan pemberantasan korupsi langsung menaruh kecurigaan terhadap klaim tersebut.

Ia menilai ada kejanggalan dalam pengakuan perempuan tersebut, baik dari sisi jabatan maupun cara penyampaian.

<

Merasa ada yang tidak beres, Sahroni pun tidak menindaklanjuti permintaan tersebut dan memilih untuk mengungkap kejadian ini ke publik.

Ia menegaskan bahwa tindakan mengatasnamakan KPK, untuk meminta uang merupakan perbuatan serius yang harus ditindak tegas.

Kasus ini pun memunculkan kekhawatiran, akan adanya pihak-pihak yang mencatut nama lembaga penegak hukum untuk kepentingan pribadi.

Sahroni meminta agar aparat terkait segera menelusuri identitas pelaku dan memastikan apakah benar yang bersangkutan merupakan pegawai KPK atau hanya oknum yang menyamar.

BACA JUGA  Wamenaker Noel Terjaring OTT KPK Kasus Apa!

Di sisi lain, publik kini menanti klarifikasi resmi dari pihak KPK terkait dugaan tersebut.

Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga antirasuah, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Latest articles

Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ombudsman Bongkar Skenario

BOGOR, LIST BERITA | Sorotan tajam kini mengarah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA...

Macron Tekankan Ambil Langkah Darurat Pasokan Energi

PARIS, List Berita | Presiden Prancis Emmanuel Macron menekankan, Komisi Eropa mengambil langkah darurat...

Esensi Bunga Mawar, Ikon Oaksperience Oak Lawang Hotel: Simbol Transformasi

LAWANG, List Berita | Bunga Mawar menjadi salah satu ikon yang menarik, dalam perjalanan...

DPRD Kota Bogor Soroti Kepedulian Polri, dari RTLH hingga Ojol

BOGOR, LIST BERITA | Kepedulian terhadap persoalan sosial masyarakat menjadi, salah satu perhatian yang...

More like this