London, List Berita | Lembaga riset kecerdasan buatan terkemuka Inggris, Alan Turing Institute (ATI).
Lembaga ATI didesak melakukan perubahan besar, menyusul hasil evaluasi menyeluruh oleh lembaga pendanaan riset nasional.
UK Research and Innovation (UKRI) menegaskan, bahwa ATI perlu menghadirkan strategi yang lebih tajam.
Serta memberikan nilai yang sepadan, dengan besarnya dana publik yang telah dikucurkan.
Evaluasi tersebut juga muncul setelah dewan pengurus ATI diingatkan, mengenai tanggung jawab hukum mereka.
Oleh lembaga pengawas, menandakan adanya tekanan serius terhadap tata kelola organisasi.
Perlu Fokus dan Arah yang Lebih Jelas
Dalam pernyataannya, UKRI menekankan bahwa ambisi Inggris untuk menjadi kekuatan global di bidang AI.
Membutuhkan institusi yang lebih fokus, efektif, dan selaras dengan kepentingan nasional.
“Tinjauan ini mengakui kekuatan dan potensi besar ATI, namun juga menegaskan perlunya perubahan signifikan di sejumlah aspek penting,” demikian pernyataan resmi terkait hasil evaluasi tersebut.
Meski dinilai memiliki fondasi kuat dan rekam jejak keunggulan ilmiah, ATI disebut masih perlu:
Memperjelas arah strategis
Meningkatkan efektivitas implementasi program
Memperkuat sistem tata kelola internal
Prioritas Bergeser ke Keamanan Nasional
Pemerintah Inggris sebelumnya telah mengisyaratkan perubahan arah kebijakan, dengan mendorong ATI untuk lebih fokus pada pertahanan dan keamanan nasional.
Langkah ini membuat prioritas riset di sektor lain sepert,i kesehatan dan lingkungan-yang sebelumnya menjadi fokus utama-mulai dikurangi.
Kepala UKRI, Deane, menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan CEO baru ATI, George Williamson.
“Untuk mengimplementasikan, berbagai rekomendasi hasil evaluasi tersebut.
Williamson sendiri diketahui memiliki latar belakang kuat, di bidang pemerintahan dengan fokus pada isu keamanan nasional.
Perkuat Tata Kelola dan Keamanan
Rekomendasi utama dari evaluasi mencakup:
Penguatan struktur tata kelola
Penempatan aspek keamanan dan perlindungan data sebagai inti operasional
Penyelarasan program dengan kebutuhan strategis negara
Sebagai lembaga riset, ATI selama ini menjalin kolaborasi dengan universitas, sektor swasta, serta instansi pemerintah.
Sementara itu, UKRI mengelola pendanaan riset dan inovasi Inggris dengan total mencapai £8 miliar per tahun.
Menjadikannya aktor kunci dalam, arah pengembangan teknologi nasional.
Respons ATI: Siap Berubah Lebih Cepat
Menanggapi hasil evaluasi tersebut, pihak ATI mengakui perlunya percepatan transformasi.
“Kami telah mulai memperketat fokus dan memperkuat tata kelola, namun kami menyadari bahwa langkah yang diambil harus lebih cepat dan lebih jauh,” ujar juru bicara ATI.
Mereka juga menegaskan komitmen untuk menjadikan ketahanan, keamanan, dan kerahasiaan nasional sebagai inti dari misi lembaga ke depan.(Dilansir The Guardian).


