List Berita | Komisi IV DPRD Kota Bogor melaksanakan, inspeksi mendadak (sidak) terhadap dua fasilitas olahraga strategis.
Yaitu; Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Utara serta kawasan GOR Pajajaran, pada Rabu (1/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, ditemukan sejumlah persoalan penting yang dinilai berpotensi mengancam keselamatan dan kenyamanan masyarakat, mulai dari kualitas konstruksi hingga kelayakan fasilitas penunjang.
Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, bersama Sekretaris Komisi IV Subhan, serta anggota lainnya yakni Banu Lesmana Bagaskara, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, dan Mulyani.
Dugaan Masalah Konstruksi di GOM Bogor Utara
Dalam peninjauan di GOM Bogor Utara, Komisi IV menyoroti insiden runtuhnya salah satu bagian bangunan yang sebelumnya disebut akibat faktor cuaca ekstrem atau force majeure.
Namun, hasil pengamatan langsung di lapangan menunjukkan indikasi berbeda.
Ketua Komisi IV menilai kejadian tersebut, lebih mengarah pada kesalahan teknis dalam konstruksi.
Menurut Fajar, material yang digunakan diduga tidak memenuhi standar, termasuk penggunaan penopang yang tidak sesuai spesifikasi.
Ia pun mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, untuk melakukan investigasi menyeluruh.
Sekaligus mempertanyakan, pengawasan selama proses pembangunan berlangsung.
Selain itu, Komisi IV juga meminta adanya audit internal guna memastikan kesesuaian proyek dengan Detail Engineering Design (DED).
Evaluasi Fasilitas di GOR Pajajaran Jelang Porprov
Sidak kemudian dilanjutkan ke Kolam Renang Mila Kencana di kawasan, GOR Pajajaran untuk meninjau kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Dalam peninjauan tersebut, ditemukan beberapa kekurangan teknis, di antaranya kondisi lantai keramik yang licin serta fasilitas starting block yang belum optimal.
Sekretaris Komisi IV, Subhan, menegaskan pentingnya pembenahan segera agar pelaksanaan Porprov dapat berjalan tanpa kendala teknis.
Kekhawatiran terhadap Keselamatan Pengunjung
Anggota Komisi IV, Mulyani, turut menyoroti aspek keselamatan pengunjung, khususnya anak-anak.
Ia menemukan adanya batu lepas dengan permukaan tajam di sekitar kolam, yang dinilai berisiko menyebabkan cedera.
Komisi IV menilai perlu adanya langkah cepat agar fasilitas, tersebut aman dan nyaman digunakan oleh masyarakat.
Perhatian terhadap UMKM dan Penataan Kawasan
Sementara itu, Banu Lesmana Bagaskara menekankan pentingnya penataan kawasan GOR Pajajaran yang tetap memperhatikan keberadaan pelaku UMKM.
Ia berharap revitalisasi tidak mengorbankan masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan di area tersebut, melainkan justru memberdayakan mereka melalui penataan yang lebih baik.
Tanggapan Dispora Kota Bogor
Menanggapi berbagai temuan tersebut, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas Rusmana, menyampaikan apresiasi atas masukan dari DPRD.
Ia menjelaskan bahwa perbaikan fasilitas di GOR Pajajaran memang, dilakukan secara bertahap.
Untuk mengatasi lantai licin di Kolam Mila Kencana, pihaknya akan segera memasang karpet anti-slip serta menambah fasilitas pendukung bagi atlet.
Terkait insiden di GOM Bogor Utara, Dispora berencana melakukan audit internal guna mengungkap penyebab utama kejadian tersebut.
Apakah disebabkan oleh faktor alam atau kesalahan teknis konstruksi.


