Menjelang IdulFitri Kota Jakarta Penulis: Saidi Hartono
Jakarta, List Berita | Menjelang Hari Raya Idulfitri, suasana di wilayah Jabodetabek mulai terasa berbeda.
Aktivitas harian yang biasanya padat perlahan berkurang, seiring banyaknya warga yang mulai melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Wilayah Jabodetabek yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi, didominasi oleh masyarakat pendatang dari berbagai daerah.
Mulai dari Sumatera, Aceh, Kalimantan, hingga wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lombok, Bima, dan Bali.
Tradisi mudik yang telah berlangsung turun-temurun membuat jutaan warga memilih meninggalkan kota untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga di daerah asal.
Pantauan di sejumlah titik menunjukkan kondisi lalu lintas yang mulai lengang.
Jalan-jalan utama di Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang, hingga Bogor tidak lagi dipadati kendaraan seperti hari-hari biasa.
Fenomena ini menjadi pemandangan rutin setiap tahun, di mana hiruk-pikuk kota metropolitan berubah menjadi lebih tenang.
Banyak perantau yang selama ini mengadu nasib di Jabodetabek-baik sebagai aparatur sipil negara (ASN), pekerja swasta, buruh, maupun pedagang kecil-memanfaatkan momen Lebaran untuk pulang kampung.
Selain sebagai ajang silaturahmi, mudik juga menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi dan hubungan kekeluargaan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Dengan berkurangnya aktivitas penduduk, suasana kota pun terasa lebih lapang, memberikan nuansa berbeda dari keseharian di kawasan metropolitan terbesar di Indonesia tersebut.


