GP Ansor Tangerang Enggan Damai Bahar Smith Ini Kisahnya!

Published on

Tangerang, List Berita – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang menegaskan, penolakan terhadap penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice.

Dalam kasus dugaan kekerasan yang dialami seorang, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) berinisial R.

Korban diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Bahar bin Smith.

GP Ansor menilai kasus tersebut harus diproses melalui jalur hukum pidana, karena termasuk dalam dugaan tindak kekerasan berat.

BACA JUGA  Industri Plastik Indonesia, Terpukul Imbas Konflik Iran-Israel

Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, mengatakan bahwa sikap tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama.

Antara organisasi dan korban. Menurutnya, proses hukum pidana menjadi prioritas utama dalam penanganan kasus ini.

“Kami sudah sepakat bersama korban dan seluruh pengurus Ansor serta Banser Kota Tangerang bahwa poin prioritas kami adalah menuntut proses hukum.

Tidak ada restorative justice dalam perkara ini,” ujar Midyani. (Dilansir Media Terhimpun).

Latest articles

Penadna “Pena Daya dan Data Nusantara”

Jawa Timur, List Berita | Ahli sejarah sekaligus tokoh budaya Guntur Bisowarno pencetus, kalimat...

Kembang Setaman Nusantara: Merajut Memori, Kesaksian Sejarah dan Peradaban

List Berita | Dari Kembang Kanthil, Kenanga hingga Melati. Sebuah Tafsir Simbolik tentang Pena...

ROS: Roso Orep Sejati “Jurnalis Kairos” Parangtritis Yogyakarta

Saresehan ROS “Roso Orep Sejati”: KAIROS, Parangtritis, Batu Karang, dan Jalan “Terima Diri Nitis” Narasumber:...

Guntur Bisowarno Tokoh Budayawan dan Ahli Sejarah Peradaban Nusantara

List Berita | Seorang budayawan maupun ahli sejarah Guntur Bisowarno, dan juga penggerak Bamboo...

More like this