SLEMAN – Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar 3,5 meter, ditemukan bersembunyi di atap rumah warga Tempel.
Ular tersebut masuk melalui atap rumah seorang warga Ngebong, Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Minggu (1/1/2026) malam.
Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh pemilik rumah, Agustina, sekitar pukul 21.35 WIB.
Ia melaporkan adanya ular besar yang masuk, dan bersembunyi ke rumahnya melalui atap genting.
“Laporan permintaan evakuasi ular sanca masuk ke kami pukul 21.35 WIB.
Pelapor Ibu Agustina, warga Tempel,” ujar Staf Operasional Damkar Sleman, Reza Apriyanto, kepada wartawan.
Menurut Reza, ular sanca bermotif batik tersebut bertengger di bagian atas rumah dan bersembunyi di balik genting atap.
Mendapat laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati ular berada di posisi cukup tinggi dengan ukuran yang tergolong besar, sehingga proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan.
Dengan menggunakan peralatan khusus, petugas berupaya mengevakuasi ular secara hati-hati agar tidak membahayakan warga maupun petugas.
Setelah kurang lebih 30 menit, ular sanca kembang tersebut berhasil diamankan dalam kondisi hidup tanpa menimbulkan korban.
“Ular berhasil kami evakuasi dan selanjutnya dibawa ke Mako Damkar Sleman, untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Reza.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, warga sekitar sempat panik dan memilih menjauh, dari lokasi demi alasan keamanan.
Petugas Damkar Sleman mengimbau masyarakat, agar segera melapor kepada pihak berwenang.
Apabila menemukan hewan liar berbahaya, di lingkungan sekitar dan tidak mencoba menangani sendiri.








