Anggota DPR Fraksi PAN Singgung Pertambangan Halmahera Tengah

Published on

List Berita || – Dalam masa reses anggota DPR RI Aqib Ardiansyah, kunjungan kerja (Kunker) di Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Dalam kunjungannya Aqib Ardiansyah anggota komisi XII ini, sambangi PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah Malut.

Terpantau dari Parlementaria, dalam pelaksanaan melihat perkembangan, proyek strategis nasional (PSN) di bidang pertambangan.

BACA JUGA  Aksi Pelaku Begal, Berujung Menghilangkan Nyawa Lansia

Serta memastikan kegiatan itu seiring dengan perkembangan, investasi yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Seusai memantau di lokasi anggota komisi XII seraya mengungkapkan, sebuah temuan yang sangat jelas terkait praktik pertambangan di lokasi tersebut.

Aqib Ardiansyah menyimpulkan bahwa banyak poin mengenai tata kelola, yang belum memiliki payung hukum. Hal itu dapat memberi ruang bagi perusahaan untuk, bertindak di luar ketentuan yang ada.

BACA JUGA  Calon Bupati Bogor, Cicit Sunan Kudus Siapakah Dia

Kami terkejut oleh praktik-praktik pertambangan yang ternyata banyak hal, perlu di evaluasi, “Ujarnya dilansir Parlementaria beberapa hari lalu.

Aqib Ardiansyah Legislatif asal PAN ini, menghimbau pentingnya pengawasan keseluruhan terhadap PSN.

Mengingat potensi kerugian negara dari praktik, yang tidak sesuai dapat menghasilkan triliunan Rupiah, tutur Aqib Ardiansyah.

<

BACA JUGA  Anita Legislator Asal Kupang, Kecewa dengan Disdik NTT

“Sehingga hal itu dapat berpotensi merugikan pendapatan negara, dan cita cita nasional, termasuk dalam rangka swasembada energi, Tukas Aqib.

 Ia berharap pemerintah segera melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap, semua proyek strategis nasional yang ada.

Ia menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab DPR saja, melainkan menjadi perhatian pihak terkait.

BACA JUGA  Seorang Wanita Tega Banting Bayi, Rebut Dari Gendongan Lelaki

kami menghimbau agar pemerintah dalam persoalan ini Menteri ESDM, agar bertindak tegas mengatur ulang dan menata ulang.

Agar proyek strategis nasional itu, benar-benar ada sistem pengawasan yang lengkap, paparnya.

Komisi XII menyatakan, pentingnya kolaborasi antara DPR dan pemerintah untuk menjaga integritas investasi di Indonesia.

BACA JUGA  Hasyari Pernyataan Kepala BGN tidak Benar! Nitrit Seperti Pupuk Urea

Bersama itu Iapun menutup pernyataannya dan mengungkapkan bahwa,’ semua tindakan ini dilakukan demi kepentingan bangsa dan negara, dan demi mencapai cita-cita nasional di bidang energi.

Ini demi kepentingan anak bangsa, untuk kepentingan negara, dan untuk mewujudkan cita-cita Pak Presiden” pungkasnya. (***Saidi****).

BACA JUGA  DPR RI Soroti Penurunan Jenazah Bayi di Kalbar

 

Latest articles

Kesombongan: Penyakit Hati yang Membinasakan Manusia

Sombong Penyakit Hati Manusia                     ...

Gempa M6,7 Guncang Kota Palu Sulawesi Tengah

Palu, List Berita | Gempa bumi tektonik berkekuatan, Magnitudo (M) 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi...

Inggris Kucurkan Rp4,6 Triliun untuk Pasokan Uranium Ukraina

London, List Berita | Pemerintah Inggris mengumumkan kesepakatan strategis, senilai 210 juta poundsterling atau...

Poltisi Demokrat AS Kritik Usulan Damai Trump dengan Iran

WASHINGTON, LIST BERITA | Rencana kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, yang diumumkan...

More like this