Aset Kekayaan Evergrande Group Disita Polisi Tiongkok

Published on

Beijing – Polisi Tiongkok menahan aset manajemen Evergrande Group dan beberapa staf karyawan di perusahaan tersebut, (17/9/2023).

Polisi di Tiongkok selatan, telah menahan aset dan beberapa staf di unit pengelolaan kekayaan China Evergrande Group.

Polisi Tiongkok yang telah mengindikasikan, adanya penyelidikan baru yang dapat menambah kesengsaraan perusahaan raksasa properti tersebut.

“Baru-baru ini, badan keamanan publik mengambil tindakan wajib pidana terhadap Evergrande Group tersangka Du dan penjahat lainnya.

di Evergrande Financial Wealth Management Co.,” kata polisi kota Shenzhen dalam pernyataan media sosial pada Sabtu malam (16/9/2023).

Selama protes yang dilakukan oleh investor yang tidak puas di kantor pusat Evergrande di Shenzhen pada tahun 2021,

Du Liang diidentifikasi oleh staf sebagai manajer umum dan perwakilan hukum divisi manajemen kekayaan Evergrande.

Reuters tidak dapat memastikan bahwa Du termasuk di antara mereka yang ditahan, dan pernyataan polisi, tidak merinci jumlah orang yang ditahan, dakwaan atau tanggal mereka ditahan.

China Evergrande tidak segera menanggapi permintaan komentar pada hari Minggu di luar jam kerja normal.

Moody’s pada hari Kamis memangkas prospek sektor properti Tiongkok menjadi negatif dari stabil, dengan alasan tantangan ekonomi yang dikatakan akan mengurangi penjualan meskipun ada dukungan pemerintah.

Polisi mengatakan penyelidikan terhadap unit pengelolaan keuangan sedang berlangsung, dan mendesak investor untuk melaporkan’, kejahatan keuangan lebih lanjut.

<

Evergrande pengembang properti China, dengan utang terbesar di dunia, berada di tengah krisis di sektor properti Tiongkok.

Pengembang properti yang telah mengalami serangkaian, gagal bayar utang sejak akhir tahun 2021. Yang telah menyeret pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Grup tersebut, yang saat ini sedang menjalani restrukturisasi utang berlarut-larut yang menyebabkan mereka melepas sejumlah aset.

BACA JUGA  Pameran China Machinery & Electric Brand Show di JIExpo

Mereka mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah menunda pengambilan keputusan mengenai restrukturisasi utang luar negeri mulai September hingga bulan depan.

Perdagangan saham Evergrande ditangguhkan selama 17 bulan hingga 28 Agustus.

Dikutip dari CNA.

Latest articles

Von Der Leyen Dorong Eropa Perkuat Pertahanan

Strasbourg, List Berita | Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kembali menegaskan, arah...

Perubahan Terakhir, Brics Mengalami Perkembangan Signifikan

New Delhi, List Berita | Perkembangan BRICS dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan perubahan penting...

Siapakah Pemilik Candi Borobudur Sebenarnya? Jawabnya ada di Negara!

Magelang, List Berita | Mencintai tak harus memiliki, pertanyaan tentang Candi Borobudur seakan tidak...

Omah Budaya Kahangnan Jembatan Perwujudan Program GKR Bendoro

YOGYAKARTA, List Berita | Puncak perjalanan Bamboo Spirit Nusantara (BSN) yang dipimpin Ki Guntur...

More like this