Wamenaker Noel Terjaring OTT KPK Kasus Apa!

Published on

LIST BERITA – Wamenaker akrab disapa Noel menjadi perbincangan publik, dimana dirinya menerima uang sebesar Rp3 Miliar hasil dari pemerasan diawali tahun 2024 ketika ia resmi dilantik.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) Ia terlihat menangis, setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Politisi asal Gerindra ini,  akrab disapa Noel itu ditahan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Ia terjaring OTT dalam kasus dugaan pemerasan sertifikasi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

BACA JUGA  Ahmad Sahroni Beberkan Pemerasan Atas Nama KPK

Terpantau oleh crew media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/8) pukul 15.36 WIB.

Noel terlihat mengenakan rompi oranye, dengan tangan terborgol. Saat digiring menuju ruang konferensi pers. Ia sempat menyeka air mata.

KPK menyatakan Noel tidak sendirian. Ada 11 tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini.

Setelah gelar perkara pada Kamis (21/8) malam. Mereka langsung ditahan selama 20 hari pertama di Rutan KPK.

BACA JUGA  KPK Dalami Keterangan Ustadz Khalid Basalamah Terkait Kuota Haji

“KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan, dengan menetapkan 11 orang sebagai tersangka, yakni:

<

IBM, kemudian GAH, SB, AK, IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan), FRZ, HS, SKP, SUP, TEM, dan MM” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam konferensi pers.

Setyo menjelaskan bahwa, Noel menerima uang sebesar Rp3 miliar dari pemerasan K3 pada akhir tahun lalu, 2 bulan setelah menjabat sebagai wakil menteri.

“IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) sebesar Rp3 miliar pada bulan Desember 2024,” beber Setyo.

Selain Noel, pejabat Kemenaker lainnya juga turut menikmati uang, dan kendaraan dari aksi pemerasan tersebut.

Dalam OTT tersebut, KPK berhasil menyita uang miliaran rupiah serta deretan kendaraan mewah, yakni 15 mobil dan 7 sepeda motor.

BACA JUGA  KPK: Jadwalkan Pemanggilan Kakak Hary Tanoesoedibjo Atas Dugaan Kasus Bansos 2020

Beberapa di antaranya Nissan GT-R, Toyota Corolla Cross, Hyundai Palisade, Suzuki Jimny, Honda CR-V, hingga motor Ducati.

Sejumlah kendaraan sitaan itu sempat dipamerkan di lobi depan dan belakang Gedung Merah Putih KPK sehari sebelum konferensi pers.

KPK juga telah menyegel ruang Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 di Kementerian Ketenagakerjaan untuk kebutuhan penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA  Kejagung Dalami Tugas dan Fungsi Mantan Komisaris Utama Pertamina

 

Latest articles

Buka Kawasan Hutan Tak Berizin Jadi Polemik

Pesisir Selatan, List Berita | Dugaan perambahan kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi (HPK)...

Dari Bromo Tengger Semeru Menuju Peradaban Nusantara

PASURUAN, List Berita | Dari lereng Bromo Tengger Semeru, sebuah gagasan tentang masa depan...

Warisan Budaya Nusantara Kode Semesta dari Batik Tulis Singosari

Jawa Timur, List Berita | Rilisan Budaya Nusantara Batik bukan sekadar kain. Di dalam...

Apa Makna Ilmu Pengetahuan Spiritual dari HULUN ke Hilir

Jatim, List Berita | Ketika ilmu pengetahuan, sains, dan spiritualitas turun dari HULUN ke...

More like this