Presidium Kebangsaan 08, Laporkan Saiful Mujani dan Islah ke Bareskrim

Published on

Jakarta, List Berita | Ketua Umum Presidium Kebangsaan 08, H. Kurniawan, melaporkan ke Bareskrim Polri.

Ia menyatakan pihaknya akan melaporkan dua tokoh publik, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, ke Bareskrim Polri pada Jumat, 10 April 2026.

Langkah hukum tersebut diambil menyusul adanya, dugaan ajakan atau upaya yang dinilai mengarah pada penggulingan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kurniawan menegaskan bahwa dirinya bersama tim kuasa hukum telah menyiapkan, laporan resmi yang akan disampaikan langsung ke Mabes Polri.

“Insyaallah hari Jumat (10/4), saya bersama tim hukum akan mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk membuat laporan resmi.

Terkait dugaan percobaan, menggulingkan kekuasaan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya, Rabu (9/4/2026).

Menurutnya, kedua nama yang dilaporkan merupakan pihak yang selama ini dinilai paling aktif dan vokal.

Dalam menyampaikan pernyataan yang dianggap mendorong, delegitimasi pemerintahan yang sah.

BACA JUGA  Dugaan Tambang Ilegal, Kejagung Tetapkan Tersangka Sarmin Tan

Dasar Pelaporan

Kurniawan menyebut, laporan ini bukan semata-mata respons politik, melainkan bentuk upaya menjaga stabilitas nasional dan menghormati hasil demokrasi yang telah berjalan.

<

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan menyerahkan sejumlah bukti, pendukung kepada penyidik.sebagai dasar laporan, termasuk rekaman pernyataan dan aktivitas yang dinilai bermuatan provokatif.

Respons dan Proses Hukum

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Saiful Mujani maupun Islah Bahrawi terkait rencana pelaporan tersebut.

Sementara itu, proses hukum selanjutnya akan sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum.

Bareskrim Polri diharapkan akan menelaah laporan tersebut secara objektif, dan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Imbauan Menjaga Kondusivitas

Kurniawan juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Ia menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi melalui jalur konstitusional serta menghormati mekanisme demokrasi yang sah.

BACA JUGA  Penyebaran Isu Ijazah "Jokowi" Siapakah Aktor Utamanya..?

Latest articles

Pariwisata Yogyakarta Jadi Sorotan Bamboo Spirit Nusantara, Destinasi Perlu Diperkuat

Penulis: Jurnalis Kairos-Kairozo Saidi Hartono. Yogyakarta, List Berita | Capaian sektor parawisata di Daerah Istimewa...

1000 Pawiyatan, SALAM NUSANTARA: Penghayatan Menuju Roso Orep Sejati

MALANG–PASURUAN, List Berita | Mengejawantahkan Salam Nusantara, dalam pertemuan tiga perjalanan penghayatan kebudayaan. "Yang...

Penadna “Pena Daya dan Data Nusantara”

Jawa Timur, List Berita | Ahli sejarah sekaligus tokoh budaya Guntur Bisowarno pencetus, kalimat...

Kembang Setaman Nusantara: Merajut Memori, Kesaksian Sejarah dan Peradaban

List Berita | Dari Kembang Kanthil, Kenanga hingga Melati. Sebuah Tafsir Simbolik tentang Pena...

More like this