Pemerintah Siapkan Rp1,77T Biaya Haji 2026 Tidak Naik

Published on

Jakarta, List Berita | Pemerintah mengambil langkah strategis, untuk menjaga stabilitas biaya haji tahun 2026.

Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), disiapkan dana hingga Rp1,77 triliun guna, menahan lonjakan biaya penerbangan akibat kenaikan harga avtur di tengah konflik geopolitik Timur Tengah.

Kebijakan ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang menyebut bahwa:

Tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk menutup selisih biaya, penerbangan haji yang meningkat signifikan. Dilaporkan dari CNN.

“Kalau ditotal dari seluruh kenaikan, beban yang harus ditanggung APBN sekitar Rp1,77 triliun.

Nanti kita lihat lagi perhitungan ulangnya,” ujar Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4).

Dampak Kenaikan Avtur dan Usulan Maskapai

Lonjakan harga avtur yang dipicu ketegangan di kawasan Timur Tengah, berdampak langsung pada biaya operasional maskapai penerbangan haji. Sejumlah maskapai pun mengajukan penyesuaian tarif:

BACA JUGA  Anggaran APBD Kabupaten Bogor 2024, Disinyalir Simpang Siur Informasi

Garuda Indonesia mengusulkan tambahan biaya sekitar Rp7,9 juta per jemaah

Saudia Airlines mengajukan kenaikan sekitar US$480 atau setara Rp8 juta per jemaah

<

Kenaikan ini dinilai cukup signifikan, dan berpotensi membebani calon jemaah haji Indonesia.

Keputusan Presiden: Jemaah Tidak Dibebani

Namun demikian, Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan tegas: Kenaikan biaya tersebut tidak boleh dibebankan kepada jemaah.

Pemerintah memilih menanggung selisih biaya melalui APBN sebagai, bentuk komitmen dalam menjaga akses ibadah haji tetap terjangkau bagi masyarakat.

Bentuk Perlindungan Negara untuk Jemaah

Langkah ini menjadi bagian dari upaya negara dalam:

Menjaga stabilitas biaya haji di tengah gejolak global

Melindungi jemaah dari dampak ekonomi eksternal

Menjamin keberangkatan haji tetap berjalan lancar

Kebijakan ini juga mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan umat, khususnya dalam pelaksanaan ibadah haji yang menjadi rukun Islam.

BACA JUGA  Pekerja Miskin Wajib Dapat Perhatian Negara, DPR Sampaikan Beberapa Poin

Catatan Redaksi Satu

Dengan dinamika global yang belum stabil, keputusan pemerintah, menanggung kenaikan biaya ini dinilai sebagai langkah strategis dan responsif.

Namun, transparansi perhitungan dan efisiensi anggaran tetap, menjadi kunci agar kebijakan ini berkelanjutan di masa mendatang.

Latest articles

Gempa M6,7 Guncang Kota Palu Sulawesi Tengah

Palu, List Berita | Gempa bumi tektonik berkekuatan, Magnitudo (M) 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi...

Inggris Kucurkan Rp4,6 Triliun untuk Pasokan Uranium Ukraina

London, List Berita | Pemerintah Inggris mengumumkan kesepakatan strategis, senilai 210 juta poundsterling atau...

Poltisi Demokrat AS Kritik Usulan Damai Trump dengan Iran

WASHINGTON, LIST BERITA | Rencana kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, yang diumumkan...

Sakaratul Maut, Titik Keabadian Kehidupan Manusia

Sakaratul maut akan dialami setiap manusia Karya: Saidi Hartono Renungan, List Berita | Sakaratul maut...

More like this